fbpx

Pijat adalah salah satu upaya yang dapat Mama lakukan untuk memperlancar keluarnya ASI untuk si kecil. Terdapat beberapa jenis pijat untuk membantu proses laktasi, contohnya adalah pijat laktasi dan oksitosin. Lalu, apa saja perbedaan pijat laktasi dan oksitosin? Apakah perbedaan pijat laktasi dan oksitosin mempengaruhi manfaat yang Mama rasakan? Yuk, Mam, kita simak perbedaan pijat laktasi dan oksitosin bersama.

Perbedaan Pijat Laktasi dan Oksitosin

  1. Teknik Pijat

Perbedaan pijat laktasi dan oksitosin yang pertama adalah pada teknik pijatnya. Teknik pemijatan pada pijat laktasi dilakukan pada beberapa bagian tubuh Mama, yaitu kepala, leher, bahu, punggung, dan payudara. Sedangkan teknik pemijatan pada pijat oksitosin berfokus pada daerah punggung sepanjang kedua sisi tulang belakang.

  1. Manfaat

Dari segi manfaat, terdapat beberapa perbedaan pijat laktasi dan oksitosin. Pijat laktasi diketahui memperlancar aliran ASI, mempermudah pelekatan pada bayi, mengurangi nyeri pada payudara, serta menghilangkan sumbatan ASI. Sedangkan pijat oksitosin dapat meningkatkan ikatan antara Mama dan bayi, membantu pengeluaran ASI agar lebih lancar, dan membantu Mama merasa lebih nyaman.

  1. Prinsip

Dalam prinsipnya, tidak ada perbedaan signifikan pijat laktasi dan oksitosin. Kedua jenis pijat ini sama-sama berfungsi untuk meningkatkan hormon oksitosin yang berperan sebagai hormon penyaji ASI dan membantu untuk Mama lebih rileks. Hanya saja memang pijat oksitosin tidak dapat digunakan untuk menghancurkan sumbatan ASI.

  1. Cara Memijat

Pada pijat laktasi, Mama dapat melakukan pijat secara mandiri pada bagian payudara dan meminta bantuan Papa pada bagian kepala, leher, punggung, dan bahu. Pijat laktasi juga bisa dibantu bidan yang biasa melakukan pijat laktasi. Pada pijat oksitosin, Mama memerlukan bantuan orang lain seperti Papa untuk memijat kedua sisi tulang belakang. 

Perbedaan pijat laktasi dan oksitosin lainnya adalah cara memijatnya. Pijat laktasi memiliki langkah-langkah sebagai berikut:

  • Kompres kedua payudara dengan handuk yang sudah direndam dalam air panas;
  • Selanjutnya gunakan kasa yang telah dicelupkan pada baby oil atau minyak yang digunakan pemijatan, untuk mengusap puting secara perlahan. Ini bertuuan untuk membersihkan area puting dengan kerak ASI;
  • Berikutnya, pijat puting dan areola ke arah atas, bawah, kanan, dan kiri sebanyak 5-6 kali;
  • Lalu, sangga payudara kiri dengan tangan kiri, dan tangan kanan melakukan pijatan lembut menggunakan buku tangan dari arah dada atas menuju ke puting. Lakukan juga dari area ketiak ke putting, bawah payudara ke puting, & tengah dada ke putin;
  • Lakukan juga pada payudara kanan;
  • Setelah selesai, Mama bisa membersihkan payudara menggunakan air hangat dan mengompresnya dengan lap yang direndam air dingin;
  • Pijatan bisa dilanjutkan dengan memijat lembut pada bagian kepala, leher, punggung, dan bahu yang dibantu oleh suami.

Pijat oksitosin memiliki langkah yang lebih sederhana. Pijat ini sama dengan pijat punggung yang dilakukan sepanjang tulang belakang.

  • Langkah pertama posisikan tubuh Mama agak condong ke depan dengan memeluk bantal agar lebih nyaman;
  • Mintalah bantuan Papa atau orang lain untuk memijat kedua sisi tulang belakang Mama menggunakan dengan ibu jari;
  • Papa atau orang yang memijat perlu mengepalkan tangan, dengan ibu jari yang akan disipakna untuk memijat;
  • Beri jarak 2 jari dari leher, lalu mulailah memijat dengan arah memutar dengn ibu jari dari arah dalam punggung ke luar;
  • Pijat sampai sebatas dada,  juga dari leher hingga tulang belikat;
  • Lakukan pijatan ini selama 2-3 menit.

Itulah perbedaan pijat laktasi dan oksitosin yang perlu Mama ketahui. Semoga pijatan ini untuk membantu menangani masalah menyusui Mama, ya! Mama paling suka pijatan yang mana? SHAE cerita Mama di kolom komentar, ya.

Penulis: Fathiya Rahmah

Editor: Mega Pratidina

Source:

https://www.alodokter.com/mempertimbangkan-manfaat-pijat-oksitosin-pada-masa-menyusui

https://www.haibunda.com/menyusui/20210105213058-54-183870/perbedaan-pijat-laktasi-dan-pijat-oksitosin-mana-yang-lebih-bermanfaat

https://www.halodoc.com/artikel/ibu-menyusui-lakukan-pijatan-oksitosin-untuk-melancarkan-asi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.