fbpx

Selama kehamilan, wajar bagi Mama mengalami bengkak di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, tungkai, wajah, bahkan pergelangan kaki. Biasanya, bengkak akan berkurang setelah Mama melahirkan. Pembengkakan ini merupakan hal yang normal dialami Mama yang sedang hamil. Ingin tahu apa penyebab kaki bengkak setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

source: pinterest

Dilansir dari American Pregnancy Association, saat Mama hamil, tubuh menyimpan cairan dengan jumlah banyak untuk menjaga dan mendukung tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, volume darah dalam tubuh Mama dapat meningkat, bahkan mencapai 50 persen dari jumlah normal. Peningkatan hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan juga mengakibatkan penumpukan cairan, utamanya di tungkai. Ketika melahirkan, cairan ini bertahap keluar dari tubuh sehingga sangat mungkin kaki masih bengkak meski masa kehamilan sudah selesai.

Dilansir dari laman Alodokter, pada keadaan normal setelah Mama melahirkan, sejumlah cairan berlebih berangsur-angsur keluar melalui urin dan keringat. Namun, pada keadaan tertentu, cairan dalam pembuluh darah dapat keluar melalui jaringan tubuh sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan.

Selain penumpukan cairan selama kehamilan, proses melahirkan juga berperan terhadap adanya kaki bengkak setelah melahirkan. Proses mengejan saat persalinan normal memberikan tekanan ke seluruh bagian tubuh, terutama pada kaki. Sedangkan penggunaan cairan infus pada proses persalinan caesar membuat penumpukan cairan semakin bertambah.

Ada pula kondisi dimana ligamen atau jaringan ikat longgar sehingga menjadikan kaki membesar. Pada beberapa Mama, kondisi ini menetap dan menyebabkan kaki bengkak setelah melahirkan tidak dapat dihindari. 

Cara Mengatasi Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Source: pinterest
  1. Menghindari Berdiri Terlalu Lama

Mama perlu menghindari berdiri terlalu lama. Solusinya yaitu meluangkan waktu untuk duduk sejenak. Mama juga perlu menghindari posisi menyilangkan kaki yang dapat membuat aliran darah terhambat. Sebaiknya, Mama juga mengenakan alas kaki yang tidak membatasi ruang gerak kaki. 

  1. Meletakkan Kaki di Tempat yang Lebih Tinggi

Kaki bengkak setelah melahirkan dapat disebabkan oleh cairan yang menumpuk di kaki. Oleh karena itu, Mama dapat mengangkat kaki dan meletakkannya di tempat yang lebih tinggi. Hal tersebut dapat memperlancar sirkulasi darah dan membuat penumpukan cairan mengalir ke seluruh tubuh.

  1. Minum Banyak Air Putih

Penumpukan cairan membuat ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan sisa cairan berlebih ini. Minum banyak air putih dapat meringankan kerja ginjal dan mempercepat pengeluaran cairan berlebih.

  1. Melakukan Olahraga Ringan

Dengan berolahraga, penumpukan cairan di kaki dapat berkurang serta melancarkan aliran darah. Mama dapat melakukan jalan santai, yoga, berenang, atau pilates. Jika Mama khawatir, Mama bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

  1. Menghindari Asupan Garam Berlebih

Jumlah garam dan air harus terjaga dalam tubuh. Konsumsi garam yang berlebihan dapat membuat penumpukan cairan dalam tubuh. Mama perlu membatasi asupan garam dari makanan dan minuman. Konsumsi makanan tinggi protein dengan telur, daging ayam tanpa lemak, daging merah tanpa lemak, tahu, tempe, serta imbangi dengan sayur, dan buah-buahan.

  1. Mengurangi Konsumsi Kafein

Mama perlu membatasi asupan kopi dan teh karena dapat memicu tubuh kehilangan lebih banyak cairan sehingga tidak meredakan kaki bengkak setelah melahirkan. Tapi, tenang saja, Ma. Bila Mama ingi menikmati Teh dan kopi bebas kafein, MamaBear bisa jadi pilihan.

Teh Pelancar ASI MamaBear tidak mengandung daun teh dan kafein. Terbuat dari herbal berkualitas untuk meningkatkan produksi ASI. Sedangkan Almon Mix rasa Coffee Latte bisa mengobati rasa rindu Mama untuk minum kopi. Mengandung kebaikan almond dan superfood lainnya yang membantu meningkatkan produksi & nutrisi ASI.

  1. Mengompres dengan Air Dingin

Mama dapat membalut kaki bengkak setelah melahirkan dengan es batu di dalam handuk kecil. Hal tersebut membantu untuk mengecilkan pembuluh darah sehingga kaki bengkak setelah melahirkan dapat pulih.

Namun, perlu diingat bahwa jika Mama megalami kaki bengkak setelah melahirkan lebih dari satu minggu disertai sakit kepala yang parah dan nyeri pada bagian yang bengkak, segera temui dokter dan menjalankan pemeriksaaan lebih lanjut.

Cara apa yang pernah Mama coba untuk meredakan kaki bengkak setelah melahirkan?

Penulis: Luqmanul Hakim

Editor: Mega Pratidina

Source

https://hellosehat.com/kehamilan/melahirkan/sembuhkan-kaki-bengkak-setelah-melahirkan/?amp=1

https://www.alodokter.com/apa-penyebab-kaki-bengkak-setelah-melahirkan

https://www.halodoc.com/artikel/kaki-bengkak-setelah-melahirkan-normal-atau-penyakit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.