fbpx

Pengalaman menyusui pertama tidak selalu semudah yang diharapkan. Terutama bagi ibu yang baru melahirkan pertama kali, pasti banyak sekali tantangan dan penyesuaian. Tidak jarang, pengalaman menyusui yang seharusnya dinanti- nantikan malah berubah menjadi frustasi. Tapi ada loh cara antisipasi kesuksesan menyusui yang masih jarang dipraktekkan. Cek dulu 8 rahasia sukses menyusui bagi ibu pemula berikut :

1. Usahakan untuk tetap dekat dengan bayi

Tahukah moms mengapa bayi selalu didekatkan ke ibu setelah dilahirkan? Kontak kulit ini untuk mengurangi tingkat stress pada bayi dan ibu yang baru mengalami pengalaman melahirkan, termasuk mengatur suhu tubuh, detak jantung dan aliran darah. 

Dari perspektif menyusui, kontak kulit ini diyakini bisa jadi mendukung pelekatan mulut yang lebih baik dan juga memperlancar proses menyusui eksklusif. Jadi moms, tetap dekap erat si buah hati dan tidur berdekatan sebagai cara pelancar asi yah. 

2. Jangan malu meminta bantuan

Beberapa hari pertama setelah melahirkan, moms umumnya masih berada di lingkungan rumah sakit yang dikelilingi oleh profesional. Jangan ragu untuk meminta bantuan ahli laktasi, suster atau dokter untuk cara menyusui yang paling tepat. Tips ini simpel, tapi bisa jadi salah satu pelancar asi dan menyusui yang efektif!

3. Ikut irama dan permintaan bayi

Selama beberapa minggu pertama, newborn akan menyusui setiap 2-3 jam. Moms bisa memperhatikan tanda- tanda lapar seperti tidur gelisah, mulut menghisap atau bergerak. Biarkan bayi menyusui secara langsung selama 15-20 menit ataupun lebih. Berikan salah satu payudara secara konsisten dan tunggu sinyal dari bayi, apakah ingin terus atau berhenti. Jadi, jangan terkejut jika jadwal awal ini memang bakal sedikit bikin capek.

4. Cari posisi terbaik

Tantangan posisi menyusui mungkin adalah salah satu yang paling sulit dikuasai oleh ibu pemula. Padahal posisi nyaman sangat menunjang kelancaran proses menyusui loh. Coba beberapa posisi menyusui yang nyaman bagi ibu, karena ini nantinya yang akan membuat bayi nyaman pula. Terus bereksperimen dan jangan menyerah. Jika perlu, gunakan bantal menyusui.

5. Rawat payudara

Perawatan puting payudara sangat penting untuk perjalanan menyusui secara jangka panjang. Biarkan puting mengering dengan sendirinya setelah menyusui bayi. Hindari menggunakan sabun berlebih atau menggosok bagian puting saat mandi. Jika puting luka atau lecet, gunakan krim khusus puting yang aman untuk baik. Jangan lupa untuk pijat payudara secara pelan atau kompres dengan handuk supaya asi lancar. 

6. Diet pelancar asi

Ibu menyusui harus sangat memperhatikan asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Tetap prioritaskan pilihan makanan yang sehat dan penuh nutrisi, antara lain sayur- sayuran, daging, biji- bijian dan buah. Ingat juga untuk banyak minum cairan sebagai pelancar asi alami sekaligus untuk hidrasi tubuh.

7. Istirahat cukup & jangan stress

Semua kesulitan menyusui bagi ibu pemula tidak jarang menyebabkan stress. Manajemen stres yang baik akan sangat membantu yaitu dengan cara cukup istirahat, cari sarana relaksasi, meminta bantuan orang dekat dan terus bekerja sama dengan pasangan.

8. Coba produk pelancar asi

Supaya ibu pemula tidak lagi dipersulit dengan masalah suplai asi, ada baiknya juga mencoba produk pelancar asi alami seperti teh pelancar asi, cemilan snack penyubur asi, hingga minuman penambah asi dari Mamabear. Dengan produksi asi yang berlimpah, maka moms bisa fokus pada tips- tips sukses menyusui sebelumnya. 

Tunggu juga update artikel informatif dan menarik lainnya yah. Selamat menyusui moms!

Source:

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/breast-feeding/art-20047138

https://www.whattoexpect.com/first-year/breastfeeding/things-to-know-about-breastfeeding-newborn/

https://www.thewomens.org.au/health-information/breastfeeding/breastfeeding-overview/tips-for-breastfeeding-success

https://www.healthywomen.org/content/article/breastfeeding-tips-new-moms

https://www.canadianbreastfeedingfoundation.org/basics/skin_to_skinb.shtml

Chat with us via Whatsapp