fbpx

Setelah menikah, urusan rumah merupakan tanggung jawab bersama antara Mama dan Papa. Namun, kebanyakan hubungan rumah tangga membebankan urusan rumah kepada pihak istri. Itu karena masyarakat masih menjunjung budaya patriarki yang mana istri harus di rumah dan melakukan semua pekerjaan rumah. Padahal, suami dan istri memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam urusan rumah serta pekerjaan.

Bila salah satu pihak merasa dirugikan akan menimbulkan konflik dan rumah tangga menjadi tidak harmonis. Maka, baiknya Mama dan Papa melakukan pembagian tugas terhadap urusan rumah dan pekerjaan. Dengan begitu, beban yang dirasakan tidak berat sebelah. Nah, catat 3 cara pembagian tugas antara Mama dan Papa berikut ini:

Cara Pembagian Tugas antara Mama dan Papa

1.       Berdiskusi

Pembagian tugas tidak akan berjalan tanpa adanya komunikasi karena komunikasi adalah kunci utama dalam sebuah hubungan. Cobalah untuk duduk berdua dan mengkomunikasikan pikiran dan keinginan masing-masing. Keinginan itu kemudian diskusikan dengan pikiran terbuka dan kepala dingin sampai ada kesepakatan bersama mengenai pembagian tugas.

2.       Buat Daftar Pekerjaan Rumah

Cara pembagian tugas yang kedua adalah dengan membuat daftar pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Daftar itu nantinya akan dipilih Mama dan Papa sesuai kemampuan masing-masing. Misalnya, Papa jago masak dan suka bersih-bersih, maka Papa dapat melakukannya. Sedangkan, Mama lebih telaten dalam merawat Si Kecil dan mencuci serta melipat pakaian dengan rapi, maka Mama pun dapat melakukannya. Dengan begitu, pembagian tugas dibuat dengan adil karena menyesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

3.       Bergantian Melakukan Tugas

Cara dalam pembagian tugas selanjutnya yaitu dengan bergantian melakukan pekerjaan rumah. Bila hanya Papa atau Mama yang bekerja, maka yang di rumah bertugas untuk memasak sarapan, menyapu (pagi), mencuci pakaian, serta menjaga dan merawat Si Kecil. Saat Papa atau Mama yang bekerja pulang ke rumah, maka ia bertugas menyiapkan makan malam, menyapu (sore), melipat pakaian yang telah dicuci, serta menjaga dan memandikan Si Kecil.

Bila Mama dan Papa sama-sama bekerja, maka bergantian mengerjakan tugas rumah dapat dilakukan per hari atau per minggu. Misalnya, Mama dapat menyelesaikan tugas rumah setiap hari senin-rabu, sedangkan Papa setiap hari kamis-sabtu. Untuk hari minggu, Mama dan Papa dapat melakukannya bersama-sama.

Yang Perlu Dilakukan saat Pembagian Tugas

Apabila sudah sepakat dengan pembagian tugas yang harus dikerjakan masing-masing, Mama dan Papa tetap perlu menjaga keharmonisan dengan melakukan hal-hal berikut:

1.       Menanyakan Kesulitan Pasangan

Mama dan Papa sesekali dapat bertanya kesulitan satu sama lain terkait pembagian tugas rumah dan pekerjaan yang dilakukan. Menanyakan kesulitan pasangan merupakan sikap peduli antara pasangan. Jika Mama mengalami kendala dalam melakukan tugasnya, Papa dapat membantu pekerjaan Mama sebisanya dan pun berlaku sebaliknya.

2.       Memuji Pekerjaan Pasangan

Saat pasangan selesai melakukan tugasnya, pujilah hasilnya. Hindari menjadi perfeksionis dengan mengkritik hasil pekerjaan pasangan karena akan membuatnya kecewa, merasa tidak percaya diri, dan merasa tidak dihargai. 

3.     Turunkan Ekspektasi

Mama dan Papa sadar tengah melakukan pembagian tugas  bersama. Jadi, turunkan ekspektasi masing-masing dan memaklumi hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh pasangan. Hindari mematok kesempurnaan di tiap hasil pekerjaan pasangan. Jika ada pekerjaan yang kurang, Mama dan Papa bisa mendiskusikannya dan memberitahu bagaimana cara melakukan pekerjaan itu dengan benar.

4.       Berterima Kasih

Dengan adanya pembagian tugas, Mama dan Papa sama-sama akan merasakan pasangannya saling melengkapi. Ucapan terima kasih akan menambah kasih sayang antara Mama dan Papa karena merasa sangat dihargai. Sampaikan juga kalau Mama dan Papa merasa beruntung memiliki satu sama lain dengan mau melakukan pembagian tugas rumah dan pekerjaan karena tidak semua pasangan mampu melakukannya.

Itulah 3 cara pembagian tugas antara Mama dan Papa terhadap pekerjaan dan urusan rumah. Dalam ketiga cara pembagian tugas ini, hal yang tidak boleh terlewatkan adalah berkomunikasi agar tidak ada kesalahpahaman dan menimbulkan konflik. 

Writer: Rosyidatul Hakika

Editor: Mega Pratidina

Source:

Pembagian peran dan tugas dalam rumah tangga: Seberapa penting? (uc.ac.id)

The Relationship-Saving Way to Split Chores With Your Partner (theeverygirl.com)

How to split the chores with your partner — minus the drama and fighting (ideas.ted.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.