fbpx

ASI sudah teruji memiliki banyak nutrisi bermanfaat bagi si Kecil ya, Ma? Namun, apakah ASI itu steril meskipun bersentuhan langsung dengan mulut bayi? Bagaimana jika tidak sepenuhnya ASI itu steril? Yuk, jawab pertanyaan Mama mengenai ASI itu steril atau tidak melalui artikel berikut!

Tidak Sepenuhnya ASI itu Steril

Bakteri ditemukan dalam jumlah besar di hampir seluruh tubuh manusia, seperti di usus, paru-paru, dan permukaan kulit. Sebagai produk yang dibuat di dalam tubuh manusia, selama ini ASI sering dianggap steril. Namun faktanya, penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ASI dipenuhi dengan kehidupan mikrobiotik, sehingga tidak sepenuhnya ASI itu steril ya, Ma. Eits, tapi Mama tidak perlu panik berlebihan karena ASI mengandung bakteri komensal dalam dosis yang sehat, diantaranya stafilokokus, streptokokus, dan bakteri asam laktat yang ditemukan di usus bayi.

Lalu bagaimana bakteri masuk ke dalam ASI? Beberapa di antaranya berasal dari mulut bayi. Selama menyusui, kulit Mama akan bersentuhan langsung dengan mulut bayi yang mampu mencemari ASI. Namun ternyata bakteri yang berasal dari dalam payudara Mama juga bisa mencemarinya. Sel-sel kekebalan di usus Mama dapat mengambil bakteri dan membawanya ke seluruh tubuh menggunakan sistem limfatik. Sistem limfatik adalah jaringan pembuluh yang digunakan untuk mengangkut plasma darah. Selanjutnya bakteri yang diambil oleh sel kekebalan akan dibawa ke payudara Mama untuk ditambahkan ke ASI.


Source: wikipedia.org

Selain itu, metode persalinan juga dapat mempengaruhi kolonisasi bakteri dan mikrobiotik saluran cerna yang penting untuk perkembangan imunitas si Kecil. Bayi yang lahir secara normal dikolonisasi oleh bakteri dari Mama, sedangkan bayi yang lahir melalui operasi caesar, kolonisasi mikrobiotiknya dipengaruhi oleh faktor eksternal sehingga bayi lebih rentan kekurangan bakteri baik dan terkena penyakit akibat mikrobiotik yang tidak seimbang. Untuk Mama yang metode persalinannya secara caesar tidak perlu khawatir karena ASI eksklusif yang Mama berikan kepada si Kecil juga mampu menambah kekebalan tubuhnya kok.

Mikrobiotik yang berkoloni dapat berdampak besar pada kesehatan bayi. Menurut studi, populasi mikrobiotik bayi dalam dua tahun pertama kehidupan dapat memprediksi risiko obesitas di kemudian hari. Sedangkan campuran bakteri baik yang diturunkan dari Mama ke bayi melalui ASI berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan dapat bertindak sebagai perangsang untuk kekebalan dan metabolisme bayi yang sedang tumbuh.

Sampai saat ini, relatif sedikit yang diketahui tentang peran bakteri mikrobiotik dalam ASI. Bakteri ini dianggap melindungi saluran pencernaan bayi, menghancurkan zat asing atau xenobiotik, berperan dalam perlindungan terhadap racun serta polutan dan meningkatkan aspek kesehatan jangka panjang, seperti pencegahan alergi. Sekali lagi, meskipun tidak sepenuhnya ASI itu steril, namun bakteri ini berperan baik, ya, Ma.

Bakteri baik yang ada dalam ASI lebih banyak disalurkan ke bayi jika menyusui secara langsung dari payudara Mama. Menyusui secara langsung atau tanpa pompa sering dikaitkan dengan adanya keragaman mikrobiotik yang ditemukan di mulut. Ini menunjukkan bahwa mikroba mulut bayi memainkan peran penting dalam menentukan jenis bakteri baik apa yang ditemukan dalam ASI. Namun tidak perlu khawatir jika Mama termasuk ibu workaholic yang rajin memerah susu, karena ASI yang dipompa juga masih membawa sebagian besar kekayaan bakteri baik di dalamnya, kok Ma.

Sebaiknya Mama tahu bahwa pernah dilakukan sebuah penelitian mengenai anggapan ASI itu steril, khususnya tentang bakteri dalam ASI terhadap 16 wanita. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa setiap sampel susu mengandung ratusan spesies bakteri yang berbeda, sekitar setengah dari komunitas mikrobiotik terdiri dari 9 spesies yang ada di semua sampel. Setengah lainnya bervariasi dari setiap orang.

Nah, setelah Mama membaca artikel tentang ASI itu steril atau tidak, bagaimana respon Mama? Peran pasti bakteri mikrobiotik tersebut memang belum jelas, tetapi keragaman mikrobiotik berdampak positif bagi si Kecil kok, Ma. Tidak perlu ragu untuk memberikan si Kecil ASI, meskipun tidak sepenuhnya ASI itu steril.

Dapatkan banyak informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar Asi. Nantikan update artikel informatif dan menarik lainnya, ya, Ma!

Writer: Dinda Aisya

Editor: Mega Pratidina

Source:

Breast Milk is Teeming with Bacteria – That’s Good for the Baby (nytimes.com)

“Good Bacteria” in Breast Milk Changes Over Time (mcgill.ca)

Breast Pumps may Introduce Harmful Bacteria t Babies’ Gut Microbiome (newscientist.com)

Breastfeeding and the Microbiome (ohsu.edu)

Bakteri Komensal (p2k.unkris.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.