fbpx
Sumber: mooimom.id

Mama tentu berharap si Kecil sehat sejak lahir. Untuk itu perlu dilakukan APGAR score, yaitu tes untuk cek kondisi bayi baru lahir. Lalu, bagaimana caranya, ya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini, Ma…

APGAR Score

Dilansir dari Dokter Sehat, APGAR score meliputi pemeriksaan detak jantung bayi, tonus otot, dan tanda-tanda lain yang membutuhkan perawatan medis tambahan.

Biasanya, tes ini dilakukan dua kali: satu kali pada 1 menit setelah lahir dan sekali lagi pada 5 menit setelah lahir. Menetapkan APGAR score adalah cara cepat untuk membantu tenaga medis memahami kondisi bayi usai persalinan.

Jenis-jenis Tes APGAR

Ada 2 macam jenis untuk mengetahui APGAR score yang biasanya diterapkan dalam dunia medis, yaitu:

1. APGAR Konvensional

Tes ini dikembangkan oleh salah satu dokter asal Columbia University College of Physicians and Surgeons bernama Dr. Virginia Apgar. Dr. Apgar menggunakan nama belakangnya sebagai akronim untuk skor:

  • A : Appearance (warna kulit)
  • P : Pulse (denyut jantung), 
  • G : Grimace (refleks gerak),
  • A : Activity (aktivitas otot),
  • R : Respiration (pernapasan).

2. APGAR COMBINED

Setelah beberapa dekade menggunakan APGAR score secara konvensional, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) berusaha mengembangkan tes yang akan lebih akurat mengetahui kondisi bayi baru lahir yang disebut APGAR COMBINED.

Tes ini diatur dan disusun dengan menawarkan sistem penilaian yang lebih komprehensif. Tes ini juga telah terbukti memberikan informasi yang lebih spesifik tentang kondisi bayi baru lahir. Sistem penilaian APGAR COMBINED memiliki kepanjangan sebagai berikut:

  • C : Continuous positive airway pressure (Tekanan jalur pernapasan terus menerus)
  • O : Oxygen  (Oksigen)
  • M-B : Mask and bag ventilation (Ventilasi masker dan kantong)
  • I : Intubasi dan ventilasi
  • N : Neonatal chest compression (Kompresi dada neonatus)
  • E : Exogenous surfactant (Surfaktan eksogen)
  • D : Drugs (Obat-obatan)

Baca juga: Imunisasi Dasar Lengkap untuk Anak, Perlukah?

Cara Melakukan APGAR Score

Penilaian APGAR dilakukan oleh bidan, perawat, atau dokter pada waktu satu hingga lima menit pertama setelah melahirkan. Tes ini akan dilakukan kembali apabila 10, 15, dan 20 menit selanjutnya apabila hasil tes sebelumnya menunjukkan nilai kecil.

1. APGAR Konvensional

Besar kecilnya hasil tes dengan metode konvensional bergantung pada komponen APGAR berikut ini:

Appearance (Warna Kulit) 

Appearance dapat diperoleh dengan memberikan nilai pada kondisi warna kulit bayi rentang 0 sampai 2, yang artinya sebagai berikut:

  • Nilai 2: seluruh kulit bayi berwarna kemerahan dan nilai ini memiliki arti kondisi warna kulit bayi yang normal; 
  • Nilai 1: kulit tubuh bayi berwarna kemerahan, tetapi tangan dan kakinya berwarna kebiruan;
  • Skor 0: seluruh kulit bayi berwarna kebiruan, keabu-abuan, atau pucat pasi.

Pulse (Denyut Jantung) 

Pulse juga dapat diperoleh dengan memberikan nilai pada kondisi detak jantung bayi rentang 0 sampai 2, yang artinya sebagai berikut:

  • Nilai 2: kondisi detak jantung yang normal dan berkisar 100 kali per menit;
  • Nilai 1: memiliki arti  detak jantung bayi berdenyut kurang dari 100 kali per menit;
  • Skor 0: memiliki arti detak  jantung bayi tidak berdenyut sama sekali.

Grimace (Reflek Gerak) 

Komponen berikutnya nilai Pulse dan dapat diperoleh dengan memberikan nilai pada kondisi refleks gerak bayi rentang 0 sampai 2, yang artinya sebagai berikut:

  • Nilai 2: kondisi reflek bayi yang normal dengan tanda-tanda seperti bayi menangis, batuk atau bersin, serta menarik diri ketika dokter memberikan rangsangan;
  • Nilai 1:  bayi hanya meringis ketika ketika dokter memberikan rangsangan;
  • Skor 0: kondisi reflek gerak bayi yang kurang normal yang ditandai tidak adanya respon sama sekali  sekali ketika dokter atau bidan  memberikan rangsangan.

Activity (Aktivitas Otot)

Nilai Activity yang juga sama seperti komponen tes APGAR di atas dengan memberikan nilai pada kondisi aktivitas otot bayi rentang 0 sampai 2, yang artinya sebagai berikut:

  • 2: memiliki makna kedua kaki dan tangan bayi bergerak secara spontan dan aktif setelah dilahirkan. Kondisi ini dapat dikatakan bayi dalam kondisi normal;
  • Nilai 1: memiliki arti  hanya melakukan sedikit gerakan setelah dilahirkan;
  • Nilai 0: memiliki arti  bayi tidak bergerak sama sekali setelah dilahirkan.

Respiration (Pernapasan)

Yang terakhir adalah komponen nilai Respiration dengan memberikan nilai pada kondisi pernapasan bayi rentang 0 sampai 2, yang artinya sebagai berikut:

  • Nilai 2 diberikan  jika bayi menangis kuat dan dapat bernapas secara normal;
  • Nilai 1 diberikan jika bayi menangis lemah disertai rintihan dan pola napas yang kurang teratur;
  • Skor 0 diberikan jika bayi tidak bernapas sama sekali.

Setelah diperoleh nilai pada setiap komponen APGAR, maka nilai setiap komponen tersebut dijumlahkan untuk mengetahui kondisi bayi dan apakah diperlukan perawatan lebih lanjut atau tidak.

2. APGAR COMBINED

Selain penilaian APGAR konvensional, metode APGAR COMBINED juga dapat digunakan untuk mendukung penilaian kondisi kesehatan bayi. Penilaian setiap komponen tes APGAR COMBINED memiliki nilai rentang 0 sampai 1, yang memiliki arti sebagai berikut:

  • Nilai 0 diberikan apabila kondisi bayi menunjukkan adanya intervensi;
  • Nilai 1 diberikan apabila kondisi bayi tidak ada intervensi.

Lembaga American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mendefinisikan hasil APGAR score selama 5 menit pertama bayi setelah dilahirkan dengan cara berikut:

  • 7–10: bayi dalam kondisi meyakinkan dan normal;
  • 4–6: bayi dalam kondisi kurang  normal dan dibutuhkan perawatan;
  • 0–3: bayi dalam kondisi tidak normal dan dibutuhkan perawatan.

Skor ini mencakup stimulasi fisik, oksigen, dan pembersihan saluran udara, di antara perawatan lainnya.

Ketika APGAR COMBINED digunakan, nilai tambahan dibuat berdasarkan tujuh komponen yang ada. Misalnya satu poin atau nol poin diberikan berdasarkan pemeriksaan masing-masing kategori. Hasil ini dihitung dengan total antara 0 dan 7 dan hasilnya dicantumkan sebelum APGAR score dasar.

Misalnya, apabila bayi baru lahir yang mendapat nilai 9 pada APGAR Konvensional, kemudian dilakukan kembali pemberian tes APGAR COMBINED dengan tujuh komponen nilai yang ada diberikan nilai 7, maka nilai APGAR COMBINED akan terbaca 7/9. Nilai ini memberikan arti bayi dalam kondisi normal. 

Tips Menafsirkan Hasil APGAR Score

Tes APGAR bukan satu-satunya metode untuk menilai kondisi kesehatan bayi, tetapi metode ini digunakan untuk mendukung kesehatan bayi baru lahir dengan cepat dan menentukan perawatan lanjutan.

Mama tidak perlu khawatir kalau bacaan skor pertama bayi rendah. Sering terjadi pembacaan pada satu menit pertama setelah bayi lahir berada pada nilai di bawah kisaran nilai optimal 7 hingga 10. Kemudian, beberapa menit kemudian dengan cepat akan melambung lebih tinggi pada pengujian lima menit.

Baca juga: 4 Kondisi Bayi Baru Lahir yang Perlu Mama Ketahui!

Nah, itulah bentuk penilaian APGAR score untuk bayi yang baru lahir. Kini kita jadi lebih banyak memahami tentang tes ini ya, Ma…

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Source:

1. What Is an Apgar Score? URL: https://www.verywellfamily.com/apgar-score-for-newborns-2759307 (diakses 10/10/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.