fbpx

Penyakit kuning bisa terjadi pada bayi yang baru lahir, dengan tanda-tanda diantaranya kulit dan bagian putih pada mata bayi yang berwarna kuning. Kondisi bayi kuning ini pada umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu, namun bisa juga berakibat membahayakan bagi bayi.

Selain itu, kondisi bayi kuning juga ditandai dengan urine bayi yang berwarna kuning pekat, padahal seharusnya air seni bayi yang baru lahir tidak berwarna. Tanda lainnya dari kondisi ini adalah tinja bayi yang berwarna pucat, serta telapak tangan dan kaki bayi yang berwarna kuning.

Penyebab Bayi Kuning

Penyebab bayi kuning adalah adanya kadar Bilirubin atau pigmen kuning yang tinggi pada tubuh si kecil. Meningkatnya kadar Bilirubin dalam tubuh bayi dapat disebabkan oleh hal-hal tertentu. Ketika lahir, tubuh bayi mulai memproduksi sel darah merahnya sendiri dan memiliki kadar sel darah yang tinggi sehingga memicu produksi Bilirubin.

Hal ini juga menyebabkan pigmen kuning ikut terurai dalam darah, yang kemudian diolah oleh hati dan dikeluarkan melalui BAB dan BAK bayi. Akan tetapi, dikarenakan hati bayi belum dapat berfungsi secara sempurna, maka proses pengolahan Bilirubin terjadi tidak secepat kadar Bilirubin yang meningkat.

Itulah yang menjadi penyebab kadar Bilirubin dalam tubuh bayi menjadi berlebih, sehingga kulit dan bagian putih mata bayi menjadi kuning. Perubahan warna pada bayi baru lahir ini adalah kondisi yang wajar. Biasanya kondisi ini muncul pada hari ke-3 hingga hari ke-5 setelah bayi lahir, dan kondisi ini akan berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya secara bertahap.

mamabear - penyebab dan penanganan bayi kuning
mamabear – penyebab dan penanganan bayi kuning

Penanganan Bayi Kuning

Untuk menangani kondisi bayi kuning, ada dua cara yang dapat Anda lakukan, yaitu dengan memberikan bayi kolostrum dan dijemur. Cara ini bertujuan agar Bilirubin (pigmen kuning penyebab kondisi kuning) dapat segera keluar dari dari tubuh bayi sehingga dapat meredakan kondisi kuning yang dialami oleh bayi.

  • Memberikan Kolostrum

Kolostrum merupakan makanan pertama bayi baru lahir yang memiliki peran penting bagi kesehatan bayi yang keluar dari payudara ibu sebelum ASI (Air Susu Ibu). Kolostrum yang diminum oleh bayi memiliki efek laksatif yang dapat membantu bayi dalam mengeluarkan Bilirubin melalui BAB atau BAK dengan lebih baik.

  • Dijemur

Kondisi kuning pada bayi juga dapat diatasi dengan cara menjemur bayi di bawah sinar matahari ataupun dengan disinari. Bayi yang dijemur akan menjadi cepat haus, sehingga lebih banyak meminum ASI. ASI akan membantu kelancaran proses BAB pada bayi, dan Bilirubin akan ikut keluar melalui BAB sehingga kondisi kuning menjadi semakin cepat pulih.

mamabear - penyebab dan penanganan bayi kuning
mamabear – penyebab dan penanganan bayi kuning

Jika Ibu sudah menerapkan kedua langkah diatas namun kondisi kuning pada bayi tidak kunjung menghilang selama hampir 1 bulan, ditambah lagi dengan berat badan bayi yang tidak bertambah, maka sebaiknya Anda segera membawa sang bayi ke dokter. Dikarenakan bisa jadi kondisi bayi kuning tersebut bukanlah hal yang wajar, tetapi mengarah ke “Hepatitis Newborn”.

Itu dia informasi mengenai bayi kuning, semoga bisa membantu Moms, ya.
Follow Mamabear di Instagram @mamabearcoid untuk berbagai informasi lainnya, ya!

Chat with us via Whatsapp