fbpx

Tak jarang sebagian Ibu menyusui percaya bahwa mengonsumsi daun katuk bisa membantu meningkatkan produksi ASI. Namun, mungkin Mama tidak akan menyukai bau dan rasa dari daun katuk. Yuk, cari tahu bagaimana cara mengolah daun katuk dan apa saja manfaatnya untuk Ibu menyusui.

Manfaat Daun Katuk untuk Ibu Menyusui

Dilansir dari Halodoc, inilah beberapa manfaat daun katuk yang perlu Mama ketahui, antara lain:

1. Meningkatkan produksi ASI

Daun katuk terbukti efektif untuk membantu memperlancar produksi ASI Mama. Menurut penelitian, daun katuk mengandung alkaloid dan sterol dari daun yang dapat meningkatkan metabolisme glukosa untuk sintesis laktosa sehingga produksi ASI menjadi meningkat.

Selain itu, daun katuk mengandung laktagogum dan prolaktin yang tinggi. Kedua senyawa ini bisa merangsang produksi ASI lebih banyak dan memperlancar keluarnya ASI.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh 

Rupanya daun katuk juga bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah melahirkan dan sedang menyusui, Mama akan membutuhkan energi ekstra. Belum lagi Mama juga mengalami kurang tidur dan kelelahan mengurus bayi baru lahir. Hal ini tentu bisa berpengaruh pada kesehatan Mama.

3. Meningkatkan nutrisi

Selama menyusui, nutrisi mama akan diserap bayi melalui ASI, salah satunya adalah kandungan kalsium dan zat besi. Jika dibiarkan, Mama bisa mengalami kerapuhan osteoporosis mau pun anemia.

Di dalam daun katuk terkandung banyak kalsium, fosfor, dan zat besi. Masing-masing mineral ini bisa mencapai 2,8 persen. Jadi, mengonsumsi daun katuk bisa jadi salah satu upaya Mama untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Baca juga: 10 Manfaat Daun Katuk untuk ASI Lancar

Kandungan Nutrisi Daun Katuk

Daun Katuk mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh. Dalam 100 gram daun katuk segar mengandung beragam nutrisi, di antaranya:

  • Protein: 6,4 gram;
  • Lemak: 1 gram;
  • Karbohidrat: 9.9 gram;
  • Serat: 1,5 gram;
  • Kalsium: 233 mg;
  • Fosfor: 9,8 mg;
  • Zat besi: 3,5 mg;
  • Natrium: 21 mg;
  • Kalium: 477,8 gram;
  • Tembaga: 0,30 mg;
  • Seng: 1,3 mg;
  • Beta-Karoten: 9,152 mcg;
  • Karoten Total: 10,020 mcg;
  • Riboflavin (vitamin B2): 0.31 mg;
  • Niasin (vitamin B3): 2.3 mg;
  • Vitamin C: 164 mg;

Berbagai kandungan nutrisi di atas bisa saja hilang saat mengolah sayuran ini. Maka dari itu, Mama perlu memahami cara mengolah daun katuk agar bisa bermanfaat untuk ASI booster.

Baca juga: 5 Tips Memilih ASI Booster Aman untuk Mama Menyusui!

Cara Mengolah Daun Katuk untuk ASI Booster

Mengonsumsi daun katuk mentah juga tidak dianjurkan ya, Ma. Cara mengolah daun katuk yang tepat adalah direbus. Pemanasan dapat merusak sifat anti protozoa sehingga racun pada daun katuk dapat berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Sehingga aman untuk dikonsumsi.

Namun, ada baiknya tidak merebus terlalu lama ya, Ma, karena akan membuat kandungan vitaminnya ikut terbuang. Menggoreng daun katuk pun juga tidak dianjurkan. 

Kalau Mama bosan mengonsumsi daun katuk rebus, ada solusi praktisnya, lho… Zoya Mix dari MamaBear! Minuman sereal yang mengandung superfood seperti ekstrak daun katuk, kedelai, oat, brewer’s yeast yang bisa membantu meningkatkan produksi dan nutrisi ASI Mama. Cek produknya di sini ya, Ma…

Itu dia cara mengolah daun katuk sebagai ASI booster. Meski pun mengonsumsi daun katuk, Mama tetap harus rutin mengosongkan payudara untuk merangsang produksi ASI. Apabila ASI Mama tak kunjung lancar, segera konsultasikan ke dokter atau konselor laktasi ya, Ma…

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources: 

1. Manfaat Daun Katuk untuk Melancarkan Produksi ASI. URL: https://www.halodoc.com/artikel/manfaat-daun-katuk-untuk-melancarkan-produksi-asi (diakses 11/10/2023)

2. AKTIVITAS FARMAKOLOGI EKSTRAK DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr) | MAJID | Farmaka. URL: http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/17567/pdf (diakses 11/10/2023)

3. Efektivitas Ekstraksi Alkaloid dan Sterol Daun Katuk (Sauropus androgynus) terhadap Produksi ASI. URL: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/viewFile/991/719 (diakses 11/10/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.