fbpx

Menyusui merupakan aktivitas memenuhi kebutuhan dasar & nutrisi Si Kecil dengan Air Susu Ibu (ASI). Dalam memproduksi ASI hingga menyajikannya pada si kecil, ada 2 hormon yang berperan penting. Hormon ini disebut dengan hormon menyusui. Hormon menyusui meningkat jumlahnya setelah Mama melahirkan si kecil dan plasenta lepas dari rahim. Kedua hormon ini menggantikan hormon kehamilan, yaitu estrogen dan progesteron, yang jumlahnya menurun setelah Mama melahirkan.

Hormon menyusui ini disebut Prolaktin & Oksitosin. Yuk, kenalan lebih jauh dengan kedua hormon ini. 

2 Jenis Hormon Menyusui

  1. Hormon Prolaktin

Sebagai hormon menyusui, prolaktin berperan dalam proses produksi ASI. Melansir dari MedLine Plus, prolaktin diproduksi oleh kelenjar pituitari, kelenjar yang ada di otak manusia. Prolaktin bertugas menumbuhkan kelenjar susu di payudara Mama dan mempersiapkan ASi selama kehamilan.

Di masa kehamilan, jumlah prolaktin masih rendah, dan hanya bertugas untuk mempersiapkan fase menyusui. Ketika si kecil lahir, hormon ini jumlahnya meningkat dan ASI-pun diproduksi lebih banyak.  Kadar hormon prolaktin ini akan kembali normal beberapa bulan setelah menyusui.

Saat Si Kecil menyusu, rangsangan sensorik akan disalurkan ke otak, lalu direspon dengan mengeluarkan hormon prolaktin yang akan menuju ke payudara melalui aliran darah dan kemudian merangsang sel-sel untuk memproduksi ASI. Produksi hormon prolaktin sendiri dikendalikan oleh hormon dopamin dan estrogen. Hormon dopamin berfungsi menahan produksi prolaktin, sedangkan hormon estrogen berfungsi untuk meningkatkannya.

Frekuensi hisapan Si Kecil yang sering serta asupan nutrisi tepat yang Mama konsumsi mampu meningkatkan produksi hormon menyusui ini lho, Mam. Inilah mengapa untuk dapat merangsang peningkatan produksi ASI, Mama disarankan untuk rutin menyusui si kecil.

2. Hormon Oksitosin

Jika hormon prolaktin berperan dalam proses produksi ASI seperti seorang koki di restoran, maka hormon oksitosin berperan sebagai pramusaji ASI atau yang bertugas menyajikan ASI untuk si kecil. Dilansir dari American Psychological Association, hormon menyusui ini diproduksi di hipotalamus, kemudian diteruskan oleh kelenjar pituitari melalui aliran darah, bagian otak yang lain, dan sumsum tulang belakang. Aliran darah yang membawa hormon ini menuju ke payudara untuk melakukan tugasnya dalam memproduksi ASI. Ketika Si Kecil menyusu, oksitosin akan memicu otot-otot halus di sekitar sel-sel pembuat ASI untuk mengeluarkan ASI. 

Selain berperan sebagai hormon menyusui, oksitosin juga berperan dalam membantu proses persalinan dengan merangsang kontraksi rahim. News Medical menyebutkan bahwa setelah melahirkan, oksitosin membantu rahim Mama kembali ke ukuran aslinya dengan berkontraksi, serta mengurangi pendarahan yang terjadi.

Hormon oksitosin seringkali disebut dengan hormon cinta, Mam. Kenapa? Saat Mama menyusui si kecil, Mama akan merasa tertarik dan terikat pada si kecil. Dilansir dari Healthline, Inilah momen dimana otak melepaskan dopamin, lalu menaikkan serotonin, dan akhirnya memproduksi oksitosin. Hormon ini kemudian membuat Mama memiliki emosi positif dan merasa bahagia.

Kedua hormon menyusui ini, baik prolaktin maupun oksitosin membantu Mama membentuk ikatan emosional dengan Si Kecil melalui kegiatan menyusui. Penting bagi Mama untuk menjaga suasana hati tetap baik dan mengelola stres agar produksi & pengeluaran ASI berjalan lancar. Selain itu, mengonsumsi makanan bernutrisi dan minum cukup air juga mendukung kelancaran produksi ASI.

Nah, itulah duo hormon yang berperan dalam aktivitas menyusui. Apa yang biasa Mama lakukan untuk membuat kedua hormon ini bekerja maksimal?

Penulis: Rosyidatul Hakika

Editor: Mega Pratidina

Source:

https://www.alodokter.com/pentingnya-hormon-prolaktin-bagi-pria-dan-terlebih-bagi-wanita#:~:text=Fungsi%20hormon%20prolaktin%20adalah%20untuk%20meningkatkan%20produksi%20ASI.&text=Prolaktin%20merupakan%20hormon%20yang%20diproduksi,utama%2C%20yaitu%20dopamin%20dan%20estrogen.

https://www.alodokter.com/hormon-oksitosin-hormon-cinta-di-dalam-kehidupan-manusia#:~:text=Hormon%20oksitosin%20dikenal%20dengan%20perannya,serta%20proses%20kelahiran%20dan%20menyusui.&text=Oksitosin%20sering%20disebut%20sebagai%20hormon,yang%20baik%2C%20dan%20keterikatan%20antarmanusia.

https://www.news-medical.net/health/Breastfeeding-and-Hormones.aspx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.