fbpx

Mengandung buah hati merupakan anugerah dari Tuhan yang membuat Mama merasa bahagia, apalagi ketika Mama dianugerahi dengan bayi kembar.

Tidak seperti kehamilan pada umumnya, hamil kembar memiliki risiko dan komplikasi lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan biasa.

Untuk tahu lebih banyak agar janin kembar tetap sehat, ketahui hal-hal ini, yuk!

Yang Perlu Mama Perhatikan Saat Hamil Kembar

1. Lebih Sering Kontrol Kehamilan

Source:Hello Sehat

Saat sedang hamil kembar, biasanya dokter kandungan akan menyarankan Mama untuk lebih sering kontrol kandungan.

Utamanya ketika sudah memasuki trimester kedua & ketiga.Pemeriksaan USG dilakukan lebih rutin untuk melihat perkembangan janin di dalam kandungan yang meliputi besar janin, detak jantung, dan potensi perkembangan janin. 

2. Mengontrol Peningkatan Berat Badan

Source: Hello Sehat

Ketika Mama sedang hamil kembar, berat badan Mama akan meningkat lebih banyak dibandingkan dengan Mama yang hamil dengan 1 janin.

Dilansir dari HaloDoc, Mama dengan kehamilan kembar bisa mengalami peningkatan berat badan sekitar 15-20 kilogram sementara Mama dengan kehamilan biasa hanya mengalami peningkatan berat badan sekitar 12 kilogram.

Meski peningkatan berat badan ini normal terjadi, sebaiknya tetap pantau kenaikannya agar tidak melebihi batas normalnya.

3. Mengurangi Kemungkinan Komplikasi Kehamilan

Saat hamil kembar, Mama berpotensi mengalami gejala morning sickness lebih parah, asam lambung meningkat, nyeri punggung, dan nyeri panggul.

Selain itu, potensi darah tinggi juga meningkat dibandingkan kehamilan biasa. Untuk itu, mengkonsumsi asupan yang tepat selama hamil kembar penting dilakukan.

Kurangi konsumsi makanan tinggi garam untuk menghindari kemungkinan darah tinggi yang berujung pada preeklampsia.

Selain itu, istirahat cukup, minum air putih, dan makan makanan yang banyak mengandung protein juga disarankan untuk menjaga kehamilan kembar tetap sehat.

4. Menambah Asupan Asam Folat

Asam folat memiliki fungsi yang sangat penting pada proses pembentukan otak dan saraf bayi. Ketika Mama mengalami hamil kembar, tentu saja jumlah asam folat yang dibutuhkan akan meningkat untuk menghindari risiko cacat janin dalam kandungan.

Tidak hanya itu, asam folat juga sangat penting untuk kecerdasan Si Kecil meskipun masih di dalam kandungan.

Mama bisa mendapatkan asam folat dari buah dan kacang-kacangan seperti biji bunga matahari, alpukat, dan kacang tanah.

5. Memilih Metode Persalinan Yang Dianjurkan

Meningkatnya risiko saat persalinan membuat momen ini sebaiknya dipertimbangkan baik-baik. Untuk itu, ikuti saran Dokter Kandungan dalam memilih metode persalinan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Mama selama hamil kembar.

Hamil kembar mungkin membuat Mama jadi super deg-degan. Tetapi dengan menjalani kehamilan ini dengan bahagia dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan yang mendampingi, akan membuat Mama lebih tenang dan siap melalui perjalanan kehamilan ini.

Yuk, bagikan artikel ini ke teman sesama bumil yang sedang hamil kembar.

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Penulis: Wendy Belinda

Editor: Mega Pratidina, M. Najib Wafirur Rizqi

Sources:

https://www.healthline.com/health/pregnancy/having-twins-what-to-expect#Pregnancy

https://www.halodoc.com/artikel/6-hal-yang-harus-diketahui-tentang-kehamilan-kembar

https://www.alodokter.com/mempersiapkan-persalinan-bayi-kembar

https://www.alodokter.com/tanda-tanda-hamil-anak-kembar-dan-komplikasi-yang-bisa-terjadi

https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/hamil-anak-kembar/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.