fenugreek

Fenugreek / Kelabat

Salah satu bahan pemicu produksi ASI ( galactagogue) yang paling sering digunakan, Fenugreek atau disebut juga kelabat adalah tanaman herbal yang penuh manfaat stimulasi ASI ¹. Bahkan, kemanjuran kelabat bukan hanya untuk meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga membantu kenaikan berat badan bayi- terutama di masa awal kelahiran ².

Fakta Menarik Tahukah Anda? Fenugreek atau kelabat punya rasa dan aroma yang hampir sama dengan sirup maple loh. Bahan ini juga sering dipakai untuk mengobati sakit menstruasi, problem kolesterol, diabetes dan berbagai keluhan lain ³.

Penjelasan Ilmiah Beberapa hasil studi menunjukkan kalau biji kelabat bisa merangsang pertumbuhan kelenjar susu. Sebuah penelitian juga menemukan komponen yang mirip hormon estrogen dan bisa meningkatkan jumlah ASI. Banyak eksperimen yang juga mengkonfirmasi hal yang sama, yaitu peningkatan produksi ASI yang cukup signifikan.

Anjuran Pemakaian Tidak direkomendasikan untuk wanita hamil. Jika Anda memiliki riwayat diabetes atau gula darah rendah, silahkan berkonsultasi pada dokter sebelum konsumsi .

Digunakan pada Teh Pelancar ASI.

fennel

Fennel / Adas

Tanaman herbal liar yang penuh aroma, fennel atau adas terkenal akan khasiatnya untuk meningkatkan produksi ASI sekaligus kadar lemak susu, tanpa ada efek samping bagi tubuh manusia ⁵ ⁶.

Fakta Menarik Karena aromanya yang harum seperti parfum, jangan heran jika fennel sering juga ditemukan sebagai bahan dasar pada sabun, kosmetik dan zat perasa.

Penjelasan Ilmiah Dua studi berskala kecil dengan tema fennel-therapy terbukti menunjukkan kenaikan pada beberapa parameter, yaitu volume ASI, kadar lemak dan berat badan bayi .

Anjuran Pemakaian Konsumsi harus sesuai dengan dosis yang direkomendasikan, tidak untuk wanita hamil. Ada potensi efek alergi bagi yang sensitif terhadap seledri, wortel dan mugwort/tanaman baru Cina .

Digunakan pada Teh Pelancar ASI.

Nigella-Sativa

Nigella Sativa ( Black Seed) / Jintan Hitam

Dikenal juga dengan nama black seed atau jintan hitam, Nigella Sativa telah dipakai sebagai obat tradisional untuk meningkatkan volume ASI. Kandungan asam lemak dan protein yang kaya pada bahan ini, menjadikannya sebagai bahan medis yang banyak manfaat, termasuk untuk laktasi.

Fakta Menarik Salah satu tanaman obat tertua di dunia, para arkeolog pernah menemukan bukti penggunaan jintan hitam sejak 2.000 tahun lalu, termasuk di makam King Tut Mesir .

Penjelasan Ilmiah Menyusul popularitas jintan hitam di dunia medis global, tim riset lokal di Yogyakarta juga sudah meneliti efektivitas Nigella Sativa. Hasilnya, terdapat peningkatan kualitas dan kuantitas ASI secara signifikan. Ini karena kandungan lipid/ lemak biologis dan komponen hormon yang berperan aktif pada proses produksi ASI, salah satunya polifenol yang berkaitan dengan kadar prolaktin dan oxytocin ¹⁰.

Anjuran Pemakaian Tidak cocok untuk wanita hamil. Berpotensi menurunkan kadar gula darah – jika Anda memiliki riwayat diabetes atau gula darah rendah, silahkan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Digunakan pada Teh Pelancar ASI.

katuk

Androgynus Leaf / Daun Katuk

Tanaman ini tumbuh subur terutama di iklim tropis Asia Tenggara. Daun Katuk terkenal akan efek biofarma, diantaranya anti-bakteri, anti-anemik, dan anti radang. Beberapa nutrisi kesehatan yang terkandung adalah folat, vitamin dan polifenol yang bisa ditemukan di bagian daunnya. Sebagai salah satu obat alternatif, daun katuk sering diolah dalam bentuk ekstrak untuk meningkatkan produksi ASI ¹¹.

Penjelasan Ilmiah Sebuah riset lama membuktikan bahwa pemberian dosis daun katuk secara oral bisa meningkatkan jumlah produksi ASI pada subyek tikus percobaan. Dilaporkan juga bahwa ekstrak daun katuk bisa meningkatkan produksi ASI pada ibu hingga 50.7% tanpa menurunkan kualitasnya sama sekali¹².

Anjuran Pemakaian Untuk dikonsumsi sesuai dosis yang direkomendasikan untuk menghindari rasa kantuk dan sembelit ¹³.

Digunakan pada Zoyamix dan Almond Mix.

Oatmeal

Oatmeal / Bubur Gandum

Sudah dikenal sebagai salah satu makanan tersehat, oatmeal atau bubur gandum kaya akan zat besi dan nutrisi lainnya, termasuk serat dan kalsium ¹⁴. Oleh sebab itu, oatmeal sangat ideal untuk dikonsumsi demi mencegah anemia atau defisiensi zat besi pada ibu hamil yang bisa mengakibatkan penurunan suplai ASI. Secara alamiah, makanan yang mengandung zat besi seperti bubur gandum memang sangat efektif untuk meningkatkan ASI bagi wanita menyusui.

Fakta Menarik Di beberapa negara di dunia, bubur gandum sudah merupakan tradisi turun menurun yang berhubungan dengan produksi ASI. Para ahli laktasi juga sangat menyarankan bubur gandum sebagai menu sehat yang aman, bergizi dan lezat!

Anjuran Pemakaian Secara umum, gandum tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Bagi yang sensitif terhadap gluten, usahakan agar mengkonsumsi dalam batas normal.

Digunakan pada Zoyamix dan Kukis Almond Oat.

flaxseed

Biji Flaxseed

Kaya akan asam linoleat (ALA), biji flaxseed memiliki manfaat estrogenik yang bisa memicu suplai ASI beserta kandungan asam lemak Omega 3. Komponen lemak sehat ini bukan hanya penting untuk jumlah ASI, tetapi juga untuk memperbaiki kualitas susu ibu untuk kesehatan jantung dan otak bayi.

Fakta Menarik Tahukah Anda? Nama latin biji flaxseed adalah Linum usitatissimum, yang artinya “paling bermanfaat”! Tak lain karena kandungannya yang baik untuk kesehatan manusia.

Penjelasan Ilmiah 50% dari komponen ASI terdiri dari lemak, yaitu umumnya dalam bentuk Omega 3 (DHA) dan Omega 6 (AA). Sebuah studi mengkonfirmasi kinerja flaxseed yang merubah kandungan ALA menjadi asam lemak omega 3 (DHA & EPA). Dalam prosesnya tersebut, flaxseed efektif meningkatkan air susu, plasma, dan konten eritrosit/ sel darah dalam tubuh. Flaxseed juga bisa meningkatkan kadar prolaktin dan oxytocin, serta mengandung nutrisi sebagai bahan dasar pembentukan ASI ¹⁵.

Anjuran Pemakaian Untuk dikonsumsi sesuai dosis atau silahkan berkonsultasi pada dokter jika memiliki riwayat keluhan penggumpalan darah, diabetes dan tekanan darah ¹⁶.

Digunakan pada Kukis Almond Oat.

almond

Almond / Badam

Kacang almond mentah terkenal kaya akan protein dan kalsium yang penting sifatnya bagi kesehatan tulang ibu menyusui. Konsumsi kacang almond selama masa laktasi diyakini bisa meningkatkan kekentalan ASI, sekaligus rasa manis dan jumlahnya secara keseluruhan.

Fakta Menarik Kacang almond sudah menjadi bagian dari diet pasca-melahirkan dan ibu menyusui di Timur Tengah dan India. Konon, rasa dan nilai ASI jadi semakin berkualitas ¹⁷.

Penjelasan Ilmiah Kandungan asam amino pada kacang- kacangan sejatinya merupakan komponen untuk pembentukan serotonin, yaitu saraf penghubung yang penting untuk proses laktasi. Selain itu, almond juga mengandung lemak tak jenuh yang bisa meningkatkan kepadatan ASI ¹⁸. Studi menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang kaya akan lemak tak jenuh adalah salah satu faktor penting untuk profil ASI yang baik.

Anjuran Pemakaian Baik untuk wanita hamil atau menyusui, kacang almond secara umum aman untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar. Silahkan berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki alergi kacang.

Digunakan pada Kukis Almond Oat dan Almond Mix.

Referensi

1. Felipe Penagos Tabares, Juliana V. Bedoya Jaramillo, and Zulma Tatiana Ruiz-Cortés (2014). Pharmacological Overview of Galactogogues. The New England Journal of Medicine.

2. Turkyilmaz C, Onal E, Hirfanoglu IM, et al. The effect of galactagogue herbal tea on breast milk production and short-term catch-up of birth weight in the first week of life. J Altern Complement Med 2011;17(2):139-42.

3. Vitamins & Supplements : Fenugreek. Webmd.

4. Gong J, Fang K, Dong H, Wang D, Hu M, Lu F. Effect of fenugreek on hyperglycemia and hyperlipidemia in diabetes and prediabetes: A meta-analysis. J Ethnopharmacol. 2016 Dec 24;194:260-268.

5. Mills S, Bone K. Principles and Practice of Phytotherapy: Modern Herbal Medicine. Edinburgh, UK: Churchill Livingstone; 2000.

6. Agrawala IP, Achar MV, Boradkar RV, Roy N. Galactagogue action of Cuminum cyminum and Nigella staiva . Indian Journal of Medical Research. PubMed.1968;56(6):841–844.

7. Brodribb W. ABM Clinical Protocol #9: Use of galactogogues in initiating or augmenting maternal milk production, second revision 2018. Breastfeed Med. 2018;13:307-14.

8. Ottolenghi, A., De Chiara, A., Arrigoni, S., Terracciano, L., and De Amici, M. [Diagnosis of food allergy caused by fruit and vegetables in children with atopic dermatitis]. Pediatr Med Chir 1995;17(6):525-530.

9. Zohary D, Hopf M. Domestication of Plants in the Old World. Oxford University Press; 2001.

10. THE EFFECTIVENESS OF FLAXSEED (Linum usitatissimum) AND BLACK SEEDS (Nigella sativa) COOKIES TO INCREASE BREASTMILK VOLUME IN SLEMAN DISTRICT GY Okinarum Department of Midwifery, Faculty of Health Science, University of Respati Yogyakarta

11. AKTIVITAS FARMAKOLOGI EKSTRAK DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr) Tiara Salsabila Majid, Muchtaridi Muchtaridi Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran

12. Sa’roni, T. Sadjimin, M. Sja’bani, Zulaela. Effectiveness of the Sauropus androgynus (L.) Merr leaf extracts in increasing mother’s breast milk production. Media Litbang Kes 2004, 14:20-24.

13. Bender A. E., Ismail K. S. Nutritive value and toxicity of Sauropus androgynous . The Proceedings of the Nutrition Society. 1973;32(2):79A–80A.

14. Marasco, Lisa. (2008). Inside track. Increasing your milk supply with galactogogues.. Journal of human lactation : official journal of International Lactation Consultant Association. PubMed. 24. 455-6. 10.1177/08903344080240041501.

15. Francois CA, Connor SL, Bolewicz LC, Connor WE. Supplementing lactating women with flaxseed oil does not increase DHA in their milk. Am J Clin Nutr 2003;77:226–33.

16. Prasad K, Dhar A. Flaxseed and Diabetes. Curr Pharm Des. 2016;22(2):141-144. doi:10.2174/1381612822666151112151230

17. Hillary Jacobson. Mother Food: A Breastfeeding Diet Guide with Lactogenic Foods and Herbs

18. Antonakou A, Skenderi KP, Chiou A, Anastasiou CA, Bakoula C, Matalas AL. Breast milk fat concentration and fatty acid pattern during the first six months in exclusively breastfeeding Greek women [published correction appears in Eur J Nutr. 2016 Sep;55(6):2177]. Eur J Nutr. 2013;52(3):963-973. doi:10.1007/s00394-012-0403-8