fbpx

Foremilk dan hindmilk sebenarnya merupakan jenis ASI yang sama dan diproduksi di payudara. Keduanya  ternyata memiliki kandungan yang berbeda. Selain itu, apa saja hal yang membedakan foremilk dan hindmilk?

Perbedaan Foremilk dan Hindmilk

Dilansir dari llli, hal yang membedakan kedua jenis ASI ini adalah pada waktu tersedianya. Foremilk adalah ASI yang keluar dari payudara Mama di awal si kecil mulai menyusu, sedangkan hindmilk adalah ASI yang keluar dari payudara Mama di akhir proses menyusu. Foremilk juga diketahui memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan hindmilk.

Perbedaan kandungan lemak ini dipengaruhi oleh dinding alveoli, yaitu jaringan payudara yang berfungsi untuk memproduksi ASI. Sebagian besar lemak terdapat di bagian dalam payudara dan di dinding alveoli, sehingga semakin banyak dan semakin lama ASI dikeluarkan, jumlah lemak di dalam ASI pun semakin tinggi.

Perbedaan lainnya dari kedua jenis ASI ini juga bisa dilihat dari teksturnya. Foremilk memiliki tekstur yang lebih encer dengan warna putih yang agak kebiruan. Sedangkan hindmilk memiliki tekstur yang lebih kental dengan warna putih yang agak kekuningan. Perbedaan tekstur ini tercipta akibat perbedaan kandungan lemak yang ada di kedua jenis ASI.

Di antara kedua jenis ASI ini, mana yang lebih baik?

Tidak ada yang lebih baik di antara kedua jenis ASI ini. Kedua jenis ASI ini sama-sama baik untuk membantu tumbuh kembang dan memenuhi kebutuhan si kecil. Foremilk yang memiliki tekstur lebih encer dapat mengatasi rasa haus pada bayi. Sedangkan hindmilk yang memiliki tekstur lebih kental membuat bayi merasa lebih kenyang.

Perlukah memisahkan ASI foremilk dan hindmilk?

Foremilk dan hindmilk sama pentingnya, sehingga Mama tidak perlu memisahkan keduanya. Kedua jenis ASI ini memiliki kualitas sempurna yang diciptakan oleh Tuhan dan disesuaikan kebutuhan si kecil. Namun, Mama bisa membatasi pemberian foremilk apabila Mama mengalami oversupply dan si kecil menunjukkan tanda overfeeding. Saat Mama mengalami oversupply, si kecil berpotensi mendapatkan jumlah foremilk dan hindmilk yang tidak seimbang. Sehingga ada kemungkinan si kecil berat badannya tidak naik sesuai dengan grafik. Ini karena si kecil terlalu banyak mendapatkan foremilk. Mama bisa pumping terlebih dahulu selama 2-3 menit sebelum menyusui si kecil untuk mengeluarkan kelebihan foremilk dan menyeimbangkan asupan foremilk dan hindmilk yang didapatkan oleh si kecil.

Apa itu lactose overload?

Mama mungkin beranggapan bahwa semakin banyak ASI dikonsumsi oleh si kecil, maka akan semakin bagus pertumbuhannya. Namun, Mama juga harus hati-hati terhadap suatu kondisi yang disebut lactose overload. Lactose overload adalah suatu kondisi dimana bayi tidak bisa mencerna laktosa yang berlebihan. Kondisi ini terjadi apabila bayi minum ASI terlalu banyak, sedangkan laktase (enzim untuk memecah laktosa) yang ada tidak sebanyak laktosa yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya, ada banyak laktosa yang tidak bisa dicerna. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan foremilk/hindmilk imbalance atau ketidakseimbangan kedua jenis ASI foremilk/hindmilk. 

Bayi dengan lactose overload biasanya akan terlihat mengalami masalah pencernaan dan menjadi rewel. Beberapa gejala yang terlihat adalah BAB si kecil berwarna hijau, terlihat lembek atau berair. Lalu, bayi mengalami sakit perut, kembung dan masalah saat tidur. Selain itu, bayi juga terlihat mengalami peningkatan nafsu makan dibanding biasanya, tapi tidak nampak kenyang.

MamaBear punya beberapa tips untuk Mama dengan bayi yang mengalami lactose overload:

  • Mama dapat mencoba posisi yang berbeda saat menyusui, seperti posisi berbaring atau posisi berbaring menyamping. Hal ini dapat membantu si kecil untuk mengatur aliran ASI yang masuk lebih mudah. 
  • Biarkan si kecil menyusui selama yang mereka ingin pada masing-masing payudara. 
  • Perbanyak frekuensi menyusui. Dengan memperbanyak frekuensi menyusui, si kecil akan menghindari mendapatkan lebih banyak ASI yang rendah lemak. 
  • Menyusui di payudara yang sama dalam rentang waktu tiga jam.

Ternyata, baik foremilk maupun hindmilk sama baiknya, ya, Ma! Semoga informasi mengenai kedua jenis ASI ini– foremilk dan hindmilk– dapat bermanfaat untuk Mama. Selamat mengASIhi, Ma!

Writer: Fathiya Rahmah

Editor: Mega Pratidina

Source:

Foremilk and Hindmilk – La Leche League International (llli.org) 

What to Know About Foremilk and Hindmilk (webmd.com) 

ASI Foremilk dan Hindmilk, Apa Perbedaan dan Manfaatnya untuk Si Kecil? Cari Tahu yuk Bun – Halaman 2 (haibunda.com)

Manfaat dan Kebutuhan Kalsium Ibu Menyusui Setiap Harinya (hellosehat.com) 

Lactose overload in babies | Australian Breastfeeding Association (breastfeeding.asn.au)

5 Tanda Overfeeding Bayi dan Bahayanya Bagi Kesehatan | Orami (orami.com)

Overfeeding pada Bayi, Kenali 5 Tandanya (halodoc.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.