fbpx

Kafein untuk ibu menyusui kerap kali menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Ada yang melarang dengan keras ibu menyusui mengkonsumsi kafein, tetapi ada pula yang memperbolehkan. Bagaimana baiknya konsumsi kafein untuk ibu menyusui?

Pada ibu menyusui, kafein biasanya dikonsumsi agar Mama bisa menghilangkan rasa kantuk ketika sedang menjaga bayi. Tapi benar nggak ya Ma, kalau kafein untuk ibu menyusui dilarang?

Apa itu kafein?

Sebelum membicarakan lebih jauh tentang pengaruh kafein untuk ibu menyusui, Mama simak dulu, yuk, pengertian tentang kafein berikut ini. Jadi, Ma kafein adalah salah satu senyawa stimultan atau senyawa alkaloid xantina yang berfungsi untuk merangsang psikoaktif dan diuretik ringan. Kafein biasanya dikonsumsi untuk membuat seseorang tetap terjaga dari rasa kantuk. Kafein sendiri merupakan stimulan alami yang bisa ditemukan pada lebih dari 60 jenis tanaman. Kafein tidak hanya ditemukan pada kopi, lho, Ma. Kafein bisa ditemukan di banyak makanan. Misalnya, teh, kakao atau coklat, soda, green tea, biji bunga matahari, dan lainnya. Wah, ternyata ada banyak ya, Ma, jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein.

Pengaruh Kafein Bagi Tubuh

Meskipun kafein bisa mengurangi rasa kantuk dan membuat seseorang tetap terjaga, tapi rupanya kafein juga bisa memberikan dampak buruk bagi manusia, lho, Ma. Kafein bisa mengikat 6% zat besi yang ada di dalam suatu makanan. Atau dalam kata lain, dapat dikatakan bahwa kafein bisa menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Padahal, zat besi merupakan salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Zat besi berfungsi sebagai pembentuk hemoglobin yang dapat digunakan untuk mengikat oksigen dalam darah guna disalurkan ke seluruh tubuh. Hambatan pada penyerapan zat besi bisa membuat seseorang mengalami anemia, mudah merasa lemas, detak jantung tidak teratur, dan lainnya.

Bagaimana dengan kafein untuk ibu menyusui?

Faktanya, kafein aman dikonsumsi oleh ibu menyusui dengan batasan konsumsi dalam jumlah tertantu. Jadi bagi Mama yang suka mengonsumsi kafein, Mama jangan khawatir untuk mengkonsumsinya lagi setelah melahirkan. Namun, konsumsi kafein untuk ibu menyusui direkomendasikan tidak lebih dari 200 mg per harinya. Jadi, tetap batasi asupan kafein ya, Ma! 

Perhatikan asupan kafein yang masuk dalam tubuh Mama. Jika Mama baru saja mengkonsumsi makanan yang mengandung kafein, seperti coklat, sebaiknya hindari mengkonsumsi kopi setelahnya. Hal ini dilakukan untuk membatasi asupan kafein yang masuk dalam tubuh. Jika Mama mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein secara bersamaan dalam satu hari yang sama, Mama dikhawatirkan memiliki kandungan kafein yang terlalu tinggi dalam tubuh.

Pengaruh Kafein Bagi Bayi

Saat Mama mengonsumsi kafein, kandungan ASI Mama memiliki sedikit zat kafein di dalamnya. Adapun jumlah zat kafein yang ada di ASI Mama bergantung dan bervariasi tergantung kondisi tubuh Mama. Umumnya, kandungan kafein yang terserap dalam ASI hanya sebesar 1% kafein. Adapun kafein tersebut tidak akan terserap oleh bayi yang menyusu pada Mama.

Tetapi kafein memiliki reaksi pada beberapa bayi, terutama jika kadar konsumsi kafein lebih dari 200mg/hari. Jika bayi Mama terlihat rewel, mudah marah, gelisah, hiperaktif, dan mengalami gangguan tidur, ini menandakan kafein yang Mama konsumsi berpengaruh pada kondisi bayi.

Pengaruh Kafein Terhadap Nutrisi ASI

Rupanya meskipun kafein untuk ibu menyusui aman dikonsumsi, nyatanya kafein dapat mempengaruhi nutrisi pada ASI Mama, lho. Jika mama mengonsumsi tiga cangkir kopi per hari, zat besi yang ada di dalam ASI Mama akan lebih sedikit dibandingkan Mama yang tidak mengonsumsi kopi. Hal ini disebabkan karena hambatan penyerapan zat besi dalam tubuh Mama. Jadi, meskipun kafein untuk Mama menyusui aman dikonsumsi, perhatikan batasan jumlah konsumsi per harinya ya, Ma!

Waktu Tepat Mengkonsumsi Kafein untuk Ibu Menyusui

Bagi Mama yang ingin mengkonsumsi kafein saat masa menyusui, Mama sangat disarankan untuk mengonsumsi kafein setelah menyusui atau memerah ASI. Meskipun kafein untuk ibu menyusui memang tidak berbahaya, tapi mengonsumsi kafein sebelum menyusui atau memerah ASI pada beberapa Mama dapat meninggalkan sisa kafein di dalam kandungan ASI. Jika bayi Mama sensitif, kandungan kafein tersebut dapat berpengaruh pada kondisi bayi.

Mama sebaiknya menghindari menyusui bayi atau memerah ASI satu hingga dua jam setelah mengkonsumsi kafein. Hal ini disebabkan karena kadar kafein akan berada dalam puncaknya setelah satu hingga dua jam setelah Mama mengonsumsi kafein. Mama bisa mencoba memompa ASI sebelum mengonsumsi kafein, lalu memberikan ASI yang telah dipompa tersebut kepada bayi setelah Mama mengonsumsi kafein.

Hindari Efek Samping Kafein

Mengonsumsi kafein dalam jumlah tinggi bisa menimbulkan berbagai resiko kesehatan, seperti timbul rasa sakit pada kepala, sulit konsentrasi, rasa nyeri pada beberapa bagian tubuh, mual dan muntah, dan merasa lelah. Jika Mama mengalami beberapa kondisi tersebut, segera kurangi asupan kafein. Jika perlu, Mama bisa berhenti mengonsumsi kafein untuk sementara waktu. Karena gangguan kondisi kesehatan pada Mama dapat berpengaruh pada bayi.

Tapi kini Mama tidak perlu khawatir. Bagi Mama yang rindu minum kopi, tapi ragu untuk mengonsumsi kafein, Mama bisa memilih Almon Mix rasa Coffe Latte yang mirip seperti kopi favorit. Bebas kafein dan bernutrisi untuk ASI. Kandungan makro dan mikro nutrisinya lengkap, serta mampu meningkatkan prosuksi & nutrisi ASI.

Setelah membaca info di atas, jadi lebih paham ya Ma, bagaimana sebaiknya bijak mengonsumsi kafein. Nah, meskipun kafein untuk ibu menyusui terbukti aman dan diperbolehkan, namun tetap perhatikan beberapa fakta di atas ya, Ma! 

Dapatkan informasi penting lainnya seputar ASI dan menyusui melalui website mamabear.co.id, serta akun media sosial Mama Bear di Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI.

Penulis : Nafisatul Umah

Editor : Mega Pratidina

Source :

Ibu Menyusui Minum Kopi, Ini Faktanya (alodokter.com)

Ibu Menyusui Minum Kopi, Apakah Berpengaruh pada Bayi? (Kompas.com)

Is Caffeine Safe While Breastfeeding? (wrbmd.com)

Can you drink coffee while breastfeeding? (medicalnewstoday.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.