fbpx

Sebagian Mama mungkin panik jika tiba-tiba mengetahui kehamilan anak kedua di saat anak pertama masih bayi. Untuk menunda jarak kehamilan, ada baiknya Mama mempertimbangkan untuk pasang KB, salah satunya KB implan. Tapi, apakah ada efek samping KB implan pada Ibu menyusui? Yuk, baca artikel MamaBear ini sampai habis ya, Mam..

Apakah itu KB Implan?

Dilansir dari Verywell Family, KB implan atau susuk KB adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang berbentuk tabung kecil yang ditanam di bawah kulit lengan atas.

KB implan mengandung hormon progestin yang dapat mencegah kehamilan dengan cara menghambat ovulasi, menebalkan lendir serviks, dan menipiskan lapisan rahim. KB implan dapat bertahan hingga 3 tahun dan memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, yaitu sekitar 99%.

Amankah KB Implan pada Ibu Menyusui?

Melansir laman Infant Risk, salah satu keuntungan KB implan pada Ibu menyusui adalah tidak akan memengaruhi produksi dan kualitas ASI. Hal ini karena KB implan hanya mengandung hormon progestin, yang tidak akan menekan hormon prolaktin pada Ibu menyusui yang berperan dalam memproduksi ASI.

Selain itu, KB implan juga memiliki beberapa keuntungan lain, antara lain:

  • Praktis dan nyaman digunakan, tidak perlu mengonsumsi pil KB setiap hari atau mendapatkan suntikan KB setiap bulan.
  • Harganya terjangkau dan bisa didapatkan secara gratis bagi peserta BPJS Kesehatan.
  • Dapat dipasang kapan saja, termasuk segera setelah melahirkan atau saat masa nifas.
  • Dapat segera mengembalikan kesuburan setelah KB implan dilepas.

Baca juga: Perlukan Pil KB untuk Ibu Menyusui? Apakah Pengaruhi ASI?

Apakah Efek Samping KB Implan pada Ibu Menyusui?

Meskipun aman, KB implan tetap dapat menimbulkan beberapa efek samping pada Ibu menyusui, seperti:

  • Perubahan pola menstruasi, seperti menjadi tidak teratur, lebih sedikit, lebih banyak, atau berhenti sama sekali.
  • Nyeri dan bengkak pada area kulit di sekitar KB implan, terutama pada minggu pertama setelah pemasangan.
  • Perubahan suasana hati, seperti menjadi mudah marah, sedih, atau cemas.
  • Kenaikan berat badan, meskipun tidak signifikan.
  • Nyeri payudara, jerawat, nyeri perut, atau sakit kepala.

Tenang ya, Mam.. Efek samping KB implan pada Ibu menyusui biasanya bersifat ringan dan sementara, dan akan hilang dengan sendirinya setelah tubuh beradaptasi dengan hormon progestin.

Namun, jika efek samping KB implan dirasakan sangat mengganggu atau tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: 3 Penyebab Ibu Menyusui Tidak Haid Setelah Melahirkan

Bagaimana Cara Memasang dan Melepas KB Implan?

KB implan harus dipasang dan dilepas oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan berpengalaman ya, Mam. Melansir laman Alodokter, inilah caranya memasang dan melepas KB implan:

  • Sebelum memasang KB implan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan untuk memastikan tidak ada kontraindikasi.
  • Dokter akan membersihkan kulit lengan atas bagian dalam dengan antiseptik dan menyuntikkan anestesi lokal untuk mencegah rasa sakit.
  • Dokter menggunakan aplikator untuk memasukkan KB implan ke bawah kulit lengan atas. Proses ini hanya memakan waktu beberapa menit dan tidak akan meninggalkan bekas luka yang besar.
  • Lalu, dokter akan mengecek apakah KB implan sudah terpasang dengan benar dengan meraba kulit di sekitar KB implan. Dokter juga akan memberikan kartu identifikasi KB implan yang berisi informasi tentang tanggal pemasangan dan tanggal pelepasan KB implan.
  • Untuk melepas KB implan, dokter akan melakukan prosedur yang hampir sama dengan pemasangan KB implan. Proses pelepasan KB implan biasanya lebih lama daripada pemasangan KB implan, karena dokter harus mencari KB implan yang mungkin bergeser dari posisi semula.

Gimana, Mam? Masih ragu untuk pasang KB implan? Sebelum memutuskan pasang KB implan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui apakah KB implan cocok untuk Mama, ya. Yuk, share pengalaman Mama yang sudah menggunakan KB implan..

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearidTikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Ragu Memakai KB Implan? Perhatikan 4 Hal Ini. URL: https://www.halodoc.com/artikel/ragu-memakai-kb-implan-perhatikan-4-hal-ini (diakses 16/12/2023)

2. Is Nexplanon contraceptive implant safe for breastfeeding moms?. URL: https://www.infantrisk.com/content/nexplanon-contraceptive-implant-safe-breastfeeding-moms (diakses 16/12/2023)

3. Contraceptive implants and lactation. URL: https://www.contraceptionjournal.org/article/S0010-7824(01)00295-5/fulltext (diakses 16/12/2023)

4. What Are the Best Postpartum Birth Control Options? URL: https://www.verywellfamily.com/postpartum-birth-control-options-4689972 (diakses 16/12/2023)

5. KB Implan, Kenali Kelebihan, Kekurangan, dan Prosesnya. URL: https://www.alodokter.com/ingin-memakai-kb-implan-pastikan-dulu-di-sini (diakses 16/12/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.