fbpx

Di Indonesia, masih sering kita jumpai bayi yang dijemur di bawah sinar matahari tanpa menggunakan pakaian. Terlebih kebiasaan ini dilakukan setiap hari dan dengan rentang waktu yang lama. Lalu sebenarnya kebiasaan tersebut aman ngga sih, Ma? Apa manfaat menjemur bayi? Kapan sebaiknya bayi dijemur? 

Tips Menjemur Bayi

  1. Jemur Bayi dengan Mengenakan Pakaian

Saat bayi dijemur di bawah sinar matahari, Mama perlu memakaikannya pakaian agar kulitnya terlindungi dan mengurangi risiko terbakar. Ini dilakukan untuk semua bayi, terutama yang berusia di bawah 6 bulan.

  1. Gunakan Topi untuk Melindungi Kepalanya

Selain pakaian, gunakan juga topi pada bayi ya, Ma. Hal ini dilakukan agar sinar matahari tidak langsung mengenai kepala bayi.

  1. Hindari Menjemur Bayi Terlalu Lama

Pastikan untuk tidak menjemur bayi di bawah sinar matahari terlalu lama. Jemur bayi selama 10 hingga 15 menit setiap hari. Menjemur bayi sebaiknya dilakukan sebelum jam 10 pagi. Sebab, jika di atas jam 10 akan berdampak buruk bagi bayi karena kadar sinar ultraviolet matahari sudah tinggi.

  1. Gunakan Tabir Surya pada Bayi

Jika bayi berusia di atas 6 bulan, maka ia bisa menggunakan tabir surya khusus anak dengan SPF 15. Tujuannya agar terhindar dari efek buruk paparan sinar ultraviolet yang mengenai tubuhnya.

  1. Jemur Bayi di Area yang Tepat

Menjemur bayi tidak perlu dilakukan di tempat yang benar-benar terbuka. Mama bisa membuka jendela untuk membiarkan sinar matahari masuk, atau tempatkan bayi di ruangan dimana sinar matahari dipantulkan. Jika cuaca berangin, jemur bayi di dalam ruangan untuk menghindari debu atau benda asing lainnya yang bisa masuk ke matanya.

  1. Perhatikan Suhu Tubuhnya

Mama sebaiknya memperhatikan peningkatan suhu tubuh bayi yang tidak normal karena paparan sinar matahari yang berkepanjangan. Fungsi tubuh dan otak bayi dapat dipengaruhi oleh suhu tinggi, sehingga durasi dan suhu harus selalu dipantau.

  1. Manfaatkan Berjemur dengan Baik

Saat bayi sedang menikmati waktunya di bawah sinar matahari, Mama bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati waktu berkualitas bersama bayi. Mama bisa memberikan pijatan ringan menggunakan baby oil untuk memberikan perlindungan tambahan pada kulit. Mama juga bisa menggendong atau memeluknya karena memberikan sentuhan pada bayi dapat menimbulkan rasa aman dan hangat serta dapat meningkatkan kesehatannya. Pastikan Mama berbicara dengannya sepanjang waktu dan membangun bonding antara Mama dan si kecil sejak usia dini. Memanfaatkan waktu seperti ini dengan baik memiliki banyak manfaat fisik dan emosional baik bagi bayi maupun Mama, lo.

Manfaat Menjemur Bayi

  1. Meningkatkan Kadar Vitamin D

Paparan sinar matahari pagi dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh bayi. Tubuh membutuhkan vitamin D untuk penyerapan kalsium, pembentukan gigi dan tulang bayi.

  1. Mencegah Penyakit Kuning Pada Bayi

Sinar matahari dapat membantu mengurangi risiko penyakit kuning pada bayi. Penyakit kuning terjadi karena tingginya kadar bilirubin dalam tubuh dan fungsi hati yang tidak terkontrol. Menjemur bayi di bawah sinar matahari pagi dapat membantu memecah bilirubin dalam darah sehingga dapat membuat kadarnya menurun dan kembali normal.

  1. Meningkatkan Tingkat Serotonin atau Hormon Bahagia

Sinar matahari pagi yang cukup dapat meningkatkan kadar serotonin pada bayi saat dijemur. Serotonin juga dikenal sebagai hormon bahagia, yang menciptakan perasaan bahagia dan aman. Tak hanya itu, serotonin juga berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan bayi.

  1. Mengatur Tingkat Insulin

Membiasakan berjemur di bawah sinar matahari sejak dini dapat membantu mencegah diabetes dan mengatur kadar insulin si kecil.

  1. Meningkatkan Energi

Berjemur dapat membantu mengatur produksi melatonin dalam tubuh bayi baru lahir. Melatonin merupakan hormon yang berfungsi untuk menjaga siklus tidur yang sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Sinar matahari merangsang produksi melatonin yang akan meningkatkan energi bayi.

  1. Melatih Bayi Berinteraksi dengan Dunia Luar

Manfaat lain dari menjemur bayi di pagi hari adalah melatih bayi untuk berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

Waktu yang Tepat untuk Menjemur Bayi

Sebaiknya Mama menjemur bayi di bawah jam 9 pagi dan di atas jam 4 sore atau ketika matahari tidak terlalu terik, karena kulit bayi masih sensitif jika terkena sinar UV terlalu tinggi. Mama juga perlu memastikan untuk tidak menjemur bayi di bawah sinar matahari terlalu lama. Cukup jemur bayi Mama selama 10-15 menit sehari. Bayi juga tidak harus dijemur setiap hari ya, Ma. Paparan sinar UV yang terlalu lama dapat merusak selaput kulit bayi sehingga menyebabkan rasa terbakar, iritasi, dan kemerahan pada kulit. Bahkan jika mendapat terlalu banyak paparan sinar UV dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit di kemudian hari.

Selain waktu, Mama juga tidak boleh melewatkan hal lain yang penting, salah satunya adalah bayi harus tetap menggunakan pakaian saat berjemur. IDAI justru menganjurkan Mama untuk memakaikan baju, topi, dan tabir surya jika menjemur bayi di bawah matahari langsung.

Menjemur bayi paling baik di tempat terbuka, di mana sinar matahari langsung menghangatkan tubuhnya. Paparan sinar matahari yang mengenai dada bayi dapat membantu memperbaiki pernapasan dan mengurangi dahak. Kemudian, putar tubuhnya sehingga menghadap ke bawah, sehingga tidak hanya dadanya yang terkena sinar matahari, tetapi punggungnya juga terkena sinar matahari. Selanjutnya untuk menjaga bayi dari dehidrasi setelah berjemur, Mama sebaiknya menyusui bayi agar cairan yang menguap dari kulit dapat segera terisi kembali.

Menjemur Bayi saat Sakit

Paparan sinar matahari juga bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit bayi lho, Ma. Mama bisa mencoba untuk menjemurnya untuk menyembuhkan sakit pilek, batuk, atau demam yang dialami bayi sebelum memberinya obat. Namun, jika demam bayi sudah cukup tinggi dan disertai dengan gejala lainnya, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis, ya, Ma.

Selalu berhati-hati dan menerapkan aturan tepat saat menjemur bayi untuk keamanan si Kecil ya, Ma! Agar si kecil mendapatkan manfaat dari berjemur secara maksimal.

Mama bisa mendapatkan banyak informasi seputar ASI, menyusui dan bayi dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar Asi. Nantikan update artikel informatif dan menarik lainnya, ya, Ma!

Writer: Dinda Aisya

Editor: Mega Pratidina

Source:

Care of the Newborn (brooksidepres.org)

12 Safe Ways to Dry Babies and Their Benefits (1news.my.id)

IDAI │ Menjemur Bayi dengan Tepat (idai.or.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.