fbpx

Dalam masa kehamilan, Mama seringkali merasakan kram perut saat hamil. Rasanya seperti seolah sedang diremas-remas. Perut terasa kaku dan juga sakit. Ternyata, kram perut saat hamil merupakan hal umum yang sering dialami oleh Ibu hamil. Hal ini terjadi dikarenakan perubahan bentuk tubuh Mama yang menyesuaikan bayi dalam rahim. Kram perut saat hamil sering terjadi ketika Mama bangun dari tempat tidur, melakukan pergerakan yang tiba-tiba, dan sedang berolahraga.

Dilansir dari Alodokter, kram perut saat hamil merupakan gejala umum di semua trimester kehamilan. Kram perut saat hamil mungkin membuat Mama khawatir, namun ketika intensitasnya masih dalam batas wajar Mama tidak perlu khawatir.

“Kram yang berbahaya adalah apabila terjadi terus-menerus dengan frekuensi dan intensitas yang meningkat sampai menimbulkan nyeri perut dan flek perdarahan,” jelas dr. Merwin Tjahjadi, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dilansir Orami.

Lantas, kram perut saat hamil sebenarnya pertanda apa, sih?

Yuk! Simak ulasan berikut, Ma!

Alasan Kram Perut Saat Hamil

  1. Peningkatan Aliran Darah

Ketika Mama sedang hamil, tubuh Mama hamil akan lebih banyak mengalirkan darah ke rahim untuk pertumbuhan bayi di dalam perut. Perubahan inilah yang mengakibatkan terjadinya penekanan pada rahim yang membuat Mama merasakan kram perut saat hamil. Jika kram perut saat hamil terjadi, Mama hanya perlu rileks dan beristirahat hingga kram perut mereda dengan sendirinya. 

  1. Perubahan Ukuran Rahim

Setiap wanita memiliki ukuran rahim yang berbeda – beda, umumnya ukuran rahim yang normal tidak lebih besar dari buah pir. Ketika usia kehamilan Mama semakin bertambah, akan terjadi perubahan rahim yang akan menyesuaikan dengan perkembangan janin. Jaringan ikat atau ligamen yang menghubungkan tulang panggul dan rahim akan meregang, sehingga rahim terasa kencang dan Mama akan merasakan kram perut saat hamil. Pada kondisi ini, rasa sakit tak hanya terjadi di perut, tapi juga di pinggul dan pangkal paha.

  1. Perut Kembung Karena Gas Berlebihan

Ketika hamil, hormon progesteron akan meningkat dan menyebabkan otot saluran pencernaan lebih lambat mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh Mama. Karena itu, makanan akan berada di usus besar dalam jangka waktu yang lama dan membuat banyaknya gas yang diproduksi. Kelebihan gas dalam perut ini menimbulkan rasa yang tidak nyaman di perut atau sembelit yang mengakibatkan terjadinya kram perut saat hamil. 

Walau kram perut saat hamil merupakan hal yang wajar bagi Mama, bukan berarti kram perut saat hamil dapat dianggap sepele. Ada beberapa kondisi yang harus Mama waspadai, seperti kram perut berlangsung secara terus menerus dan disertai keluar flek atau darah dari vagina, muntah, demam, dan menggigil. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya Mama segera berkonsultasi ke dokter. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Mama, ya!

Penulis: Anisa Luana

Editor: Mega Pratidina

Sumber:

https://www.halodoc.com/artikel/perut-kram-saat-hamil-pertanda-apa-

https://www.alodokter.com/kram-perut-saat-hamil-kenali-penyebab-dan-cara-mengatasinya

https://www.orami.co.id/magazine/penyebab-perut-kram-saat-hamil/

https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/masalah-kehamilan/apa-penyebab-kram-perut-saat-hamil/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.