fbpx
Mastitis boleh menyusui
Source : www.freepik.com

Mama pernah merasakan cenat-cenut gara-gara Mastitis? Rasanya nggak nyaman banget ya, apalagi saat menyusui Si Kecil. Eh tunggu dulu, kalau terkena mastitis emangnya boleh menyusui?

Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization) memperkirakan insiden mastitis pada ibu menyusui sekitar 2,6% – 33%. Sedangkan di Indonesia, rendahnya persentase konseling laktasi dapat berkontribusi terhadap prevalensi mastitis yang masih tinggi, yaitu 55%. Wah, ternyata masih banyak yang belum aware tentang mastitis ya. Yuk, kita cari tahu apa benar mastitis boleh menyusui?

Mastitis pada Ibu Menyusui

Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara. Kondisi ini kerap dialami oleh ibu menyusui sehingga dapat mengganggu proses pemberian ASI kepada bayi.  Meski demikian, menyusui sebaiknya tetap dilakukan karena kondisi ini tidak berbahaya bagi bayi. Kandungan antibakteri dalam ASI membuat bayi terlindungi dari infeksi dan malah mempercepat penyembuhan mastitis lho, Mam.

Tanda-Tanda Mastitis

Mastitis biasanya hanya terjadi pada salah satu payudara dan muncul secara tiba-tiba. Ini dia beberapa gejala mastitis yang harus Mama waspadai:

  • Payudara memar kemerahan
  • Sering terasa gatal
  • Terasa perih saat menyusui
  • Terdapat benjolan menyakitkan
  • Ukuran salah satu payudara lebih besar
  • Puting payudara mengeluarkan nanah
  • Sering merasa lelah
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak atau leher
  • Demam

Penyebab Mastitis

Mastitis boleh menyusui
Source : www.freepik.com

Pada ibu menyusui, mastitis disebabkan oleh penumpukan ASI di kelenjar payudara sehingga menyebabkan penyumbatan di dalam saluran air susu. Penyumbatan saluran ASI dapat dipicu oleh beberapa hal, yaitu:

  • Posisi mulut bayi yang tidak tepat ketika menyusu
  • Bayi tidak cukup menyusu
  • Pengeluaran ASI tidak dilakukan secara teratur
  • ASI yang dihasilkan terlalu banyak
  • Proses menyapih bayi terlalu cepat
  • Terlalu sering menyusui dari satu payudara

Akibatnya, bakteri—Staphylococcus dan Streptococcus Agalactiae dari permukaan kulit atau mulut bayi dapat masuk dari celah kulit atau puting sehingga terjadi infeksi.

Cara Mengobati Mastitis

Cara paling efektif untuk mengobati mastitis adalah tetap menyusui dari payudara yang mengalami mastitis. Apabila Mama berhenti menyusui, hal ini justru akan memperburuk mastitis lho.

Mama juga bisa coba beberapa tindakan yang dapat meredakan gejala yang dialami, yaitu:

Mastitis boleh menyusui
Source : www.freepik.com
  • Berikan kompres hangat pada area payudara yang mengalami infeksi untuk meredakan nyeri. Lakukan selama 15 menit, sebanyak 4 kali sehari
  • Konsumsi obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan paracetamol, untuk membantu meredakan nyeri
  • Perbanyak istirahat dan minum cairan
  • Konsumsi makanan sehat dan mengandung nutrisi yang seimbang
  • Hindari mengenakan pakaian dan bra yang terlalu ketat
  • Pijat payudara untuk melancarkan penyumbatan, terutama dengan memijat area benjolan atau yang terasa nyeri. Pemijatan dilakukan perlahan ke arah puting untuk melancarkan aliran 

Selain itu, beberapa hal di bawah ini juga perlu Mama perhatikan, antara lain :

  • Mulai menyusui dengan payudara yang mengalami pembengkakan
  • Pastikan posisi mulut bayi benar dan bayi dapat menyedot ASI dengan baik
  • Lakukan aktivitas menyusui secara teratur setiap 2 jam sekali dengan posisi yang berbeda-beda
  • Perah ASI dari payudara menggunakan pompa ASI atau tangan saat payudara terasa penuh

Konsultasi dengan Dokter

Waspada ya, Mam! Mastitis pada ibu menyusui ini sering terjadi dan jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan payudara bernanah. Jika cara-cara di atas tidak mampu mengurangi gejala mastitis, maka sebaiknya Mama segera konsultasi dengan dokter ya. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan antibiotik untuk mengatasi bakteri penyebab mastitis dan obat pereda nyeri agar proses menyusui tetap nyaman.

Gimana Mam? Udah terjawab ya kegalauan tentang mastitis. Ternyata memang dianjurkan tetap menyusui meski terkena mastitis ya, Mam. Ini salah satu upaya penyembuhan yang efektif.

Dapatkan juga informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar Asi. Sampai bertemu di artikel informatif dan menarik lainnya, Mam!

Writer : Viprilla Andita

Source :

Epidemiologi Mastitis – Alomedika

Mastitis, Kendala para Ibu Menyusui – Alodokter

Mastitis, Kendala para Ibu Menyusui – Alodokter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.