fbpx
Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear

Si Kecil sudah berusia lebih dari 2 tahun, tapi kok masih minta menyusu pada Mama? Jadi bimbang, kira-kira perlu dituruti ngga ya…

Faktanya, World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk memberikan ASI secara eksklusif pada 6 bulan pertama usia bayi, kemudian dilanjutkan hingga Ia berusia 2 tahun atau lebih.

Bagaimanakah pengaruh menyusui lebih dari 2 tahun bagi Mama dan bayi? Simak fakta lengkap tentang manfaat menyusui lebih dari 2 tahun lebih lanjut, yuk!

Manfaat Menyusui Lebih dari 2 Tahun

Ternyata menyusui lebih dari 2 tahun memberikan berbagai manfaat, baik bagi Mama dan Si Kecil. Berikut ini adalah manfaat menyusui lebih dari 2 tahun, antara lain:

1. Melengkapi Nutrisi 

Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear

Pernahkah Mama mendengar bahwa ASI akan kehilangan nilai gizinya setelah periode waktu tertentu? Hal itu adalah mitos, Mam… Ternyata, kandungan nutrisi dalam ASI tetap terjaga selama Mama masih menyusui Si Kecil.

Saat usia bayi bertambah, maka nutrisi yang Ia butuhkan juga akan berubah. Kandungan nutrisi dalam ASI yang Mama produksi bisa berubah untuk menyesuaikan kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh bayi.   

Penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dalam ASI umumnya akan tetap sama hingga Si Kecil berusia 2 tahun.

Seiring berjalannya waktu, kadar zinc dan potassium menurun, sedangkan kadar protein akan meningkat. Saat Mama menyusui lebih dari 2 tahun, ASI memiliki kandungan energi dan lemak dengan kadar yang lebih tinggi karena kedua komponen inilah yang paling dibutuhkan bagi perkembangan 

2. Meningkatkan Imunitas Tubuh

ASI memiliki kandungan antioksidan yang berperan penting untuk melawan infeksi bakteri dan penyakit. Saat dikonsumsi oleh bayi, ASI akan membentuk sel antibodi sehingga dapat meningkatkan daya tahan dan imunitas tubuh.

Dilansir dari Parents, bayi yang menyusu pada Mama memiliki berisiko lebih rendah untuk terserang penyakit sehingga memiliki tingkat mortalitas yang rendah pula.

3. Meningkatkan Ikatan (Bonding) antara Mama dan Bayi

Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear

Saat usia Si Kecil semakin bertambah, Ia akan semakin aktif bergerak. Lari ke sana ke mari, penasaran dengan banyak hal baru, ngikutin Mama ke mana-mana, waah ngga bisa diam deh pokoknya.

Banyaknya aktivitas ini bisa membuat intensitas quality time Mama bareng Si Kecil berkurang. Nah, salah satu cara agar tetap berkesempatan untuk meningkatkan ikatan (bonding) antara Mama dan bayi adalah dengan menyusui.

Selama menyusui, Mama akan menghabiskan waktu berdua bersama Si Kecil, manfaatkan momen ini sebaik mungkin karena waktu tidak bisa terulang kembali yaa, Mama… 

4. Mendukung Perkembangan Otak

Nutrisi yang terkandung dalam ASI dan posisi saat menyusui dapat mendukung perkembangan otak bayi. Saat menyusui bayi pada kedua sisi payudara, Ia akan terlatih untuk melihat dan terbiasa mengenali  berbagai arah di sekitarnya. Kebiasaan ini akan merangsang perkembangan dan kinerja otak pada bayi. 

Baca juga: 10 Tips Mengoptimalkan Perkembangan Otak Si Kecil

5. Memberikan Rasa Aman dan Nyaman

Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear

Manfaat menyusui lebih dari 2 tahun selanjutnya adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi Si Kecil. Menyusu pada Mama dapat membuat tidur bayi semakin nyenyak, meredakan rasa takut, dan menenangkan bayi saat sedang marah.

Momen menyusui merupakan sumber kenyamanan terbaik bagi bayi. Ketenangan dan kasih sayang yang disalurkan oleh Mama akan membantu bayi menjadi lebih rileks dan melatih pengelolaan emosinya. 

6. Menjaga Kesehatan Emosional 

Saat bayi rewel dan terus menangis, Ia jadi ingin terus dekat-dekat dengan Mama, kaann? Kedekatan dengan Mama bisa memberikan rasa rileks, tenang, dan aman bagi bayi.

Penelitian menunjukkan bahwa Si Kecil yang menyusu pada Mama berisiko lebih rendah untuk terkena serangan kecemasan dan depresi karena dapat mengelola emosinya dengan baik. 

7. Menurunkan Risiko Gangguan Penyakit

Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear

ASI kaya akan antibodi yang dapat membantu bayi menangkal serangan penyakit. Bayi yang menyusu pada Mama berisiko rendah untuk terkena asma, SIDS, infeksi telinga, infeksi pernafasan, leukimia, dan diabetes.

Tidak hanya bagi bayi, menyusui lebih dari 2 tahun juga memberikan manfaat penting bagi kesehatan tubuh Mama.

Menyusui dalam durasi yang lama berpengaruh pada pertahanan Mama terhadap penyakit. Menyusui dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker payudara, kanker rahim, tekanan darah tinggi, obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Jadi, semakin lama durasi menyusui, maka risiko gangguan penyakit juga akan semakin kecil. 

8. Sumber Nutrisi Praktis 

Si Kecil memerlukan asupan makanan dan minuman untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. ASI merupakan sumber nutrisi paling praktis dan mudah yang dapat diakses oleh bayi.

ASI sudah siap dan selalu tersedia sehingga bisa diberikan kepada Si Kecil kapan pun yang Ia mau. Mama dapat memanfaatkan ASI sebagai selingan camilan di sela-sela jadwal makan Si Kecil. 

Kapan Mama Seharusnya Berhenti Menyusui?

Setiap orang memiliki timeline masing-masing, Mama dan Si Kecil lah yang bisa menentukan sendiri kapan waktu yang tepat untuk berhenti. 

Dilansir dari The American Academy of Family Physicians (AAFP) manusia akan berhenti menyusu secara alami saat berusia 2-7 tahun. Umumnya, bayi berhenti menyusu pada kisaran usia 2-4 tahun. 

Tidak ada waktu yang pasti bagi Mama untuk berhenti menyusui Si Kecil. Bagaimana pun juga, akan ada kalanya produksi ASi Mama semakin menurun sehingga tidak bisa menyediakan ASI sesuai yang Si Kecil inginkan.

Dilansir dari Web MD, Mama bisa mulai berusaha berhenti menyusui jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda berikut ini: 

Menyusui Lebih dari 2 Tahun Image MamaBear
  • Tidak tertarik untuk menyusu;
  • Rewel saat menyusu;
  • Mudah terdistraksi saat menyusu;
  • Intensitas dan durasi menyusu berkurang;
  • Menyusu hanya untuk mencari kenyamanan.

Jika dirasa sudah waktunya untuk berhenti menyusui, coba pelan-pelan dulu yaa, every process takes time, Mam…

Mulai kurangi intensitas dan durasi menyusui, kemudian biarkan Si Kecil terbiasa tanpa nen dan ASI dari Mama.

Semakin jarang Mama menyusui, tubuh akan mendapatkan sinyal bahwa permintaan ASI sedikit sehingga  produksi ASI akan berkurang dengan sendirinya. 

Jadi, apakah Mama boleh menyusui lebih dari 2 tahun? Jawabannya boleh! Menyusui lebih dari 2 tahun aman dilakukan, serta bisa memberikan manfaat bagi Mama dan Si Kecil. Semangat mengASIhi yaa, Mama…

Dapatkan juga Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

Infant and young child feeding – WHO

A longitudinal study of human milk composition in the second year postpartum: implications for human milk banking – NIH

6 Benefits of Extended Breastfeeding – Parents

Psychological effects of breastfeeding on children and mothers – PMC

What to Know About Extended Breastfeeding – Web MD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.