fbpx

Mama yang sedang kembali hamil ketika masih menyusui, mungkin menjadi sedikit ragu apakah bisa menyusui saat hamil ? Kabar baiknya, menyusui si kakak hingga 2 tahun masih sangat mungkin dilakukan meski Mama hamil lagi, yaitu dengan metode tandem nursing

Studi dari American Academy of Family Physicians (AAFP) menunjukkan, menyusui saat hamil dapat dilakukan, selama kondisi kehamilan sehat dan normal. Jika kehamilan saat ini berisiko tinggi atau Mama pernah mengalami pendarahan dan nyeri rahim, maka kemungkinan dokter akan menyarankan agar si kakak segera disapih. Hal ini dilakukan untuk menghindari kontraksi rahim saat menyusui kakaknya. Oleh karenanya, sebelum melakukan tandem nursing sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dulu pada ahlinya, ya.Beberapa tips dan hal-hal yang perlu Mama perhatikan ketika  melakukan tandem nursing, yaitu:

Posisi Menyusui

menyusui saat hamil

Untuk mendapatkan cukup istirahat selama tandem nursing, Mama bisa menyusui dengan posisi duduk atau berbaring di atas tempat tidur untuk memastikan si kakak dan adik yang masih di dalam perut merasa nyaman. Saat usia kehamilan Mama terus berlanjut, selain  direct breastfeeding, Mama bisa mulai pumping ASI untuk mulai meminimalisir resiko perut ditendang si kakak yang mulai aktif. Di samping itu pumping dapat dilakukan untuk mempersiapkan stok ASI bila masa menyusui kayak masih panjang. 

Puting Lebih Sensitif daripada Biasanya

Ketika hamil, perubahan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan puting menjadi lebih sensitif dari biasanya, sehingga membuat Mama kurang nyaman ketika menyusui langsung. Hal ini wajar terjadi saat tandem nursing. Dalam kondisi ini, Mama dianjurkan untuk memberi jeda menyusui sejenak, dan memenuhi kebutuhan ASI Kakak dengan memberikan ASI perah.

Istirahat yang Cukup

Selain memperhatikan asupan kalori, Mama juga perlu istirahat yang cukup. Agar proses menyusui Kakak dapat berjalan lancar, dan Mama juga tetap fit. Istirahat yang cukup juga bisa menghindarkan Mama dari stres. Atur prioritas, dan bila perlu mintalah bantuan orang-orang terdekat untuk menyelesaikan pekerjaan yang dapat didelegasikan.

Mencukupi Kebutuhan Kalori Tubuh

Hamil sekaligus menyusui membutuhkan banyak energi. Belum lagi kebutuhan nutrisi tubuh mama sendiri. For your information, 500 kalori ekstra dibutuhkan ketika Mama menyusui saat hamil atau 650 kalori ekstra yang dibutuhkan jika menyusui anak yang berusia di bawah 6 bulan. Sementara saat melakukan tandem nursing Mama membutuhkan tambahan 350 kalori ekstra harian. Maka sangat penting untuk memastikan Mama mengonsumsi cukup kalori dari pola makan nutrisi seimbang (protein, karbohidrat, lemak, vitamin & mineral).

Baca Juga : 5 Camilan Lezat dan Sehat untuk Ibu Menyusui

Jadi, apakah Mama sudah siap menyusui saat hamil? Apapun keputusan Mama, pastikan itu yang terbaik untuk si kecil dan juga Mama sendiri yaaa!

Selamat menikmati masa-masa kehamilan, Mama. Semoga sehat selalu, lancar proses melahirkannya & dimampukan menyusui si kecil hingga 2 tahun nanti. 

Selagi menunggu kelahiran si kecil, Mama bisa bergabung di komunitas ibu menyusui Instagram @mamabearid & YouTube channel “MamaBear Pelancar ASI”. Feel free untuk berkonsultASI via kolom komentar ya Mama. 

Source:

https://www.healthline.com/health/pregnancy/tandem-nursing#definition
https://www.parents.com/baby/breastfeeding/tips/tandem-nursing-toddler-and-newborn-how-i-make-it-work/
https://www.medela.us/breastfeeding/articles/5-important-tips-for-breastfeeding-while-pregnant
https://aimi-asi.org/layanan/lihat/tandem-nursing-why-not
Chat with us via Whatsapp