fbpx

Minyak goreng sering digunakan dalam mengolah masakan. Namun, apakah minyak goreng ini boleh diberikan untuk MPASI bayi? Apa manfaat dan risiko dari penggunaan minyak goreng untuk MPASI? Bagaimana cara memilih dan mengolah minyak goreng yang tepat untuk MPASI? Yuk, cari tahu jawabannya!

Minyak Goreng sebagai Sumber Lemak dalam MPASI

Minyak goreng adalah sumber lemak yang dibutuhkan oleh bayi. Lemak berguna untuk melindungi organ tubuh, serta berperan penting dalam penyerapan vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K. Lemak juga merupakan sumber energi dan sumber asam lemak esensial yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi.

Komposisi lemak yang dianjurkan pada MPASI adalah sekitar 30 sampai 45 persen dari total kalori. Jika MPASI mengandung kadar lemak lebih dari 45 persen total kalori, bisa mengakibatkan bayi sulit mengonsumsi makanan lainnya yang mengandung protein dan zat gizi penting, seperti zat besi dan seng. Sementara itu, MPASI yang mengandung kadar lemak terlalu rendah dapat menyebabkan bayi mengalami gagal tumbuh.

Oleh karena itu, Mama perlu menambahkan asupan lemak ini ke dalam MPASI, salah satunya dengan menambahkan minyak. Sumber lemak bagi bayi adalah minyak kelapa, minyak kedelai, minyak kanola, minyak jagung, dan minyak lainnya. Margarin, mentega, dan santan juga merupakan sumber lemak yang baik untuk bayi.

Baca juga: Bolehkah Pemberian MPASI Fortifikasi pada Bayi?

Takaran Minyak Goreng untuk MPASI

Minyak goreng sebenarnya boleh digunakan untuk MPASI, tetapi dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan. Minyak goreng memiliki lemak jenuh dan trans yang tidak sehat dalam jumlah besar. Lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan obesitas pada bayi. Lemak jenuh dan trans juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi yang penting bagi bayi.

Takaran minyak goreng untuk MPASI adalah sekitar satu sendok teh per porsi. Jangan menambahkan minyak goreng lebih dari takaran ini, karena bisa membuat MPASI terlalu berminyak dan mengurangi rasa makanan. Juga, jangan menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali, karena bisa mengandung senyawa berbahaya.

5 Jenis Minyak yang Dapat Digunakan untuk MPASI

Jenis minyak goreng yang ideal untuk MPASI adalah minyak goreng yang memiliki titik asap tinggi. Titik asap tinggi adalah suhu di mana minyak mulai mengeluarkan asap dan menghasilkan senyawa berbahaya. Minyak goreng yang memiliki titik asap tinggi tahan terhadap panas dan tidak mudah rusak saat dipanaskan.

Inilah beberapa Jenis minyak yang bisa Mama gunakan untuk MPASI, antara lain:

1. Minyak Zaitun

Dilansir dari Solid Starts, minyak zaitun mengandung antioksidan vitamin E yang bisa mendukung perkembangan daya tahan tubuh dan sistem saraf pada bayi yang sedang tumbuh. Mama bisa menggunakan minyak zaitun murni (extra virgin olive oil) atau biasa disebut minyak evoo.

Minyak zaitun memiliki titik asap sekitar 160-204 derajat Celcius. Artinya, minyak ini aman untuk menggoreng makanan di atas kompor maupun di dalam oven.

2. Minyak Kelapa

Klik Dokter menyebutkan minyak kelapa mengandung 90 persen minyak jenuh dan sisanya adalah minyak tak jenuh ganda. Meski begitu, Mama tetap bisa menggunakan jenis minyak kelapa ini sebagai tambahan lemak dalam MPASI bayi. Asalkan, sesuai takaran ya, Mama…

Kelebihan dari minyak kelapa adalah tahan terhadap oksidasi panas yang tinggi, sehingga cocok digunakan untuk memasak dengan panas yang tinggi, seperti menggoreng makanan.

3. Minyak Canola

Jenis minyak berikutnya adalah minyak canola, yaitu minyak yang berasal dari biji tanaman canola. Dilansir dari Medical News Today, keunggulan dari minyak ini adalah kaya akan lemak tak jenuh dan memiliki jumlah lemak jenuh yang rendah. Itulah kenapa banyak digunakan dalam MPASI si Kecil.

Mama tidak perlu khawatir, minyak canola juga memiliki titik asap sekitar 242 derajat celcius. Hal ini membuatnya aman untuk digunakan dalam menumis atau menggoreng makanan.

4. Minyak Jagung

Healthline menyebutkan minyak jagung merupakan sumber asam lemak esensial, yaitu asam lemak omega-3 dan asam lemak omega-6 yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Selain itu, minyak jagung juga kaya akan vitamin E yang bisa bertindak sebagai antioksidan pada tubuh.

Titik asap minyak jagung ini juga terbilang sangat tinggi, yakni sekitar 232 derajat Celcius. Jadi, Mama juga bisa menggoreng menu MPASI si Kecil menggunakan minyak jagung ya, Mam…

5. Minyak Ayam

Penggunaan minyak ayam bisa jadi alternatif pilihan minyak yang aman untuk si Kecil. Minyak ayam merupakan minyak yang terbuat dari bagian lemak ayam, misalnya kulit. Minyak ini mengandung asam lemak omega-6 yang bisa mencukupi kebutuhan lemak pada si Kecil.

Cara membuatnya gampang kok, Mam… Mama bisa membuat minyak ayam sendiri di rumah dengan menggunakan kulit ayam yang digoreng atau dimasukkan ke dalam microwave.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Bayi Sembelit saat MPASI

Tips Memasak MPASI dengan Minyak Goreng

Berikut ini adalah beberapa tips memasak MPASI dengan minyak goreng yang perlu Mama perhatikan:

  • Pilih minyak goreng yang berkualitas dan tidak mengandung bahan tambahan yang berbahaya. Baca label kemasan dengan teliti dan pastikan minyak goreng tidak kedaluwarsa.
  • Simpan minyak goreng di tempat yang sejuk, kering, dan gelap. Hindari paparan sinar matahari, udara, dan panas yang bisa merusak minyak goreng.
  • Tidak memanaskan minyak goreng terlalu lama atau terlalu tinggi. Jika minyak goreng mulai mengeluarkan asap, berarti minyak goreng sudah rusak dan tidak boleh digunakan.
  • Tidak mencampur minyak goreng baru dengan minyak goreng bekas. Ini bisa menurunkan kualitas minyak goreng dan meningkatkan risiko kontaminasi.
  • Jangan menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali. Ini bisa meningkatkan kandungan lemak jenuh dan trans, serta senyawa berbahaya dalam minyak goreng.
  • Tidak menggoreng makanan terlalu lama atau terlalu kering. Ini bisa mengurangi kandungan nutrisi dan meningkatkan kandungan senyawa berbahaya dalam makanan.
  • Jangan memberikan MPASI yang terlalu berminyak kepada bayi. Tiriskan minyak yang menempel pada makanan dengan menggunakan kertas tisu atau saringan. Juga, jangan memberikan minyak goreng mentah kepada bayi, seperti yang digunakan untuk salad atau saus.

Jadi, jawabannya minyak goreng boleh digunakan untuk MPASI, tetapi dalam jumlah yang tepat dan tidak berlebihan. Oleh karena itu, pastikan Mama memilih dan mengolah minyak goreng yang tepat untuk MPASI.

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Jenis, Takaran, dan Aturan Pemberian Minyak Goreng untuk Bayi. URL: https://hellosehat.com/parenting/bayi/gizi-bayi/minyak-goreng-untuk-bayi/ (11/2/2024)

2. 9 Pilihan Jenis Minyak untuk MPASI Bayi. URL: https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kesehatan-bayi/aturan-pemberian-minyak-dalam-mpasi (11/2/2024)

3. Feeding Your Baby Vegetable Oil: What To Keep In Mind. URL: https://theecobaby.co/feeding-your-baby-vegetable-oil-what-to-keep-in-mind/#google_vignette (11/2/2024)

4. Olive Oil. URL: https://solidstarts.com/foods/olive-oil/ (11/2/2024)

5. All about canola oil. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/canola#nutrition (11/2/2024)

6. Is Corn Oil Healthy? Nutrition, Benefits, and Downsides. URL: http://Is Corn Oil Healthy? Nutrition, Benefits, and Downsides (11/2/2024)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.