fbpx
ASI untuk MPASI Image MamaBear

Kalau jumlah ASI Mama melimpah dan berlebih, padahal Si Kecil sudah mulai MPASI, Mama bisa banget memanfaatkan olahan ASI untuk MPASI, lho, Ma.

Dilansir melalui Queensland Health Government, menambahkan ASI untuk MPASI dapat membantu membuat makanan menjadi halus dan lembek. Selain itu, olahan ASI untuk MPASI juga dapat membantu si Kecil mengenal cita rasa MPASI.

Nah, bagaimana cara mencampurkan ASI untuk MPASI yang benar? Apa saja contoh olahan ASI yang bisa Mama coba di rumah? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Tips Mencampurkan ASI untuk MPASI

Ada beberapa tips yang perlu Mama perhatikan saat ingin memanfaatkan olahan ASI untuk MPASI si Kecil, diantaranya:

1. Harus Tepat Waktu

ASI untuk MPASI Image MamaBear

Ketepatan waktu saat mencampurkan ASI untuk MPASI sangat penting untuk diperhatikan ya, Ma… ASI untuk MPASI sebaiknya ditambahkan saat suhu MPASI netral, tidak panas dan juga tidak beku.

ASI yang masih beku tidak boleh ditambahkan saat sedang memanaskan MPASI, karena suhu panas (40°C) bisa merusak kandungan dalam ASI itu sendiri.

Salah satunya adalah probiotik yang sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan bayi. Sebaiknya, ASI yang masih beku dihangatkan secara terpisah sesuai dengan suhu dan cara yang disarankan.

Baca juga: 3 Tips Jitu Menghangatkan ASI Perah, Busui Wajib Tahu!

2. Cairkan ASI Terlebih Dahulu

Dilansir melalui Klik Dokter, tips aman mencampurkan ASI untuk MPASI adalah memastikan ASI beku yang akan digunakan sudah dicairkan terlebih dahulu.

Hindari penggunaan ASI yang masih beku secara langsung. Cara mencairkan ASI beku bisa dilakukan dengan mengeluarkannya dari freezer semalaman sebelum diolah atau letakkan di wadah berisi air hangat hingga meleleh.

3. Aduk ASI Terlebih Dahulu Secara Perlahan

ASI untuk MPASI Image MamaBear

Saat selesai menghangatkan ASI, biasanya Mama akan dapat melihat lapisan susu yang terpisah. Tidak perlu khawatir, ya, Ma, karena hal ini normal, kok...

Dikutip dari Healthline, ASI yang telah dicairkan beberapa waktu akan menghasilkan dua lapisan susu, yaitu lapisan lemak (hindmilk) dan lapisan cairan (foremilk).

Foremilk memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, sedangkan hindmilk memiliki kandungan lemak yang lebih tinggi.

Maka dari itu, sebaiknya sebelum menambahkan ASI untuk MPASI, Mama perlu mengaduknya secara perlahan agar kedua lapisan tersebut tercampur rata.

Setelah seluruh lapisan tercampur dengan baik, Mama dapat segera menambahkan ASI untuk MPASI. Masukkan ASI sedikit demi sedikit sambil diaduk. Pastikan ASI tercampur baik dengan MPASI.

Baca juga: Benarkah Jenis ASI Hindmilk Lebih Baik dari Foremilk? Ini Bedanya!

4. Hindari Menggunakan ASI Kadaluarsa

Hal terpenting adalah memperhatikan kelayakan ASI yang akan digunakan. Pastikan bahwa ASI untuk MPASI dalam kondisi baik dan tidak basi. Penggunaan ASI yang basi untuk campuran MPASI akan berbahaya bagi bayi karena berpotensi menyebabkan keracunan.

Sebaiknya, hindari menggunakan ASI beku yang disimpan dalam jangka waktu lebih dari 5 bulan ya, Mama… Saat mencampurkan ASI untuk MPASI sebaiknya menggunakan ASI yang fresh atau baru saja diperah.

Selain itu, pastikan juga ASI beku yang digunakan untuk MPASI disimpan di suhu -15 derajat Celsius. 

Kreasi Olahan ASI untuk MPASI

Inilah kreasi olahan ASI yang bisa Mama coba buat di rumah, antara lain:

1. Es Loli ASI Strawberry

ASI untuk MPASI Image MamaBear

Olahan makanan dingin merupakan salah satu makanan favorit anak-anak terutama bagi yang mulai tumbuh gigi. Es loli ASI ini juga merupakan salah satu kreasi olahan ASI yang mudah dibuat untuk MPASI si Kecil. Ini dia cara pembuatannya!

Bahan:

  • ASI;
  • Cetakan es loli (opsional);
  • Lemari es;
  • Buah Strawberry.

Cara pembuatannya:

  • Memotong dan menghaluskan buah strawberry;
  • Setelah itu, mencampurkan ASI dengan strawberry yang sudah dihaluskan;
  • Kemudian, ASI dan strawberry yang telah bercampur dibekukan di dalam freezer;
  • Terakhir, Es loli ASI strawberry siap disajikan pada si Kecil.

Baca juga: Bikin Es Loli ASI untuk Si Kecil yang Tumbuh Gigi

2. Oat Fruity ASI

ASI untuk MPASI Image MamaBear

Mama juga dapat membuat menu Oat Fruity ASI untuk Si Kecil. Tenang, bahan-bahan olahan ASI ini sangat mudah ditemukan di rumah kok, Ma…

Bahan:

  • Oatmeal;
  • ASI;
  • Buah – buahan yang dihaluskan;
  • Air. 

Cara pembuatannya:

  • Mencampurkan oatmeal dengan air panas hingga mengental;
  • Setelah itu, mendiamkan oatmeal hingga dingin;
  • Kemudian, Mama dapat menambahkan ASI ke dalam oatmeal;
  • Terakhir, Mama dapat mencampurkan buah yang sudah dihaluskan ke dalam oatmeal;
  • Oat Fruity ASI siap disajikan kepada si Kecil.

3. Bubur Sumsum

ASI untuk MPASI Image MamaBear

Nah, kalau tadi sudah ada dua olahan ASI yang bisa jadi camilan si Kecil, kali ini ada makanan berat yang cocok banget untuk MPASI si Kecil, yaitu bubur sumsum.

Bahan:

  • 1,5 sdm tepung beras;
  • 150 ml air putih;
  • 2 sdm ASI.

Cara pembuatannya:

  • Memasak tepung beras sambil diaduk di atas api kecil kira-kira selama 10 menit;
  • Lalu, mematikan api pada kompor;
  • Menambahkan ASI ke dalam adonan yang telah didinginkan;
  • Bubur sumsum pun siap disajikan kepada Si Kecil.

Itulah beberapa tips dan beberapa menu kreasi olahan ASI untuk MPASI yang bisa Mama coba di rumah. Gimana Ma? Mudah kan pembuatannya? Selamat mencoba! Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Mama dan si Kecil, ya!

Dapatkan juga Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Introducing complementary foods: Feeding from around 6 months. URL: https://www.qld.gov.au/health/condition/child-health/diet-and-eating/introducing-solids-feeding-from-around-6-months (diakses 12/10/2023)

2. Complementary feeding. URL: https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding#tab=tab_1 (diakses 12/10/2023)

3. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencampur MPASI dan ASI. URL: https://www.klikdokter.com/ibu-anak/ibu-menyusui/hal-yang-harus-diperhatikan-saat-mencampur-mpasi-dan-asi (diakses 12/10/2023)

4. What Is Hindmilk and How Can You Make Sure Your Baby Gets Enough? URL: https://www.healthline.com/health/breastfeeding/hindmilk (diakses 12/10/2023)

5. Recipes of Complementary Foods. URL: http://www.myhealth.gov.my/en/recipes-of-complementary-foods/ (diakses 12/10/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.