fbpx

Moms, menyusui memang tidak selalu mudah. Banyak sekali yang lika liku yang harus dilewati Moms ketika berjuang memberikan ASI untuk si kecil. Salah satunya adalah rasa nyeri saat menyusui. Rasa nyeri ini bisa jadi diakibatkan oleh milk blister, atau dikenal juga dengan nama milk bleb atau jerawat puting. Yuk, pelajari lebih dalam apa itu milk blister dan cara mengatasi milk blister agar Moms bisa kembali menyusui dengan tenang dan nyaman untuk si kecil.

Apa Itu Milk Blister/Milk Bleb/Jerawat Puting?

Salah satu permasalahan yang muncul ketika Moms menyusui adalah milk blister / milk bleb atau jerawat puting. Mungkin sebagian dari Moms belum mengetahui hal yang satu ini. Apa itu milk blister / milk bleb?

Milk blister / milk bleb atau jerawat puting merupakan sebuah rasa sakit yang tajam atau nyeri yang sangat mendalam pada saat si kecil menyusui. Moms bisa memperhatikan pada area puting apakah ada bintik putih seperti jerawat dan biasanya berisi seperti nanah. Milk Blister bisa terjadi tidak hanya di puting tapi juga di sekitar puting dan bisa lebih dari satu. Karena rasa nyeri ini, Moms bisa jadi merasa trauma dan tidak nyaman ketika menyusui si kecil.

Mengapa hal ini bisa terjadi pada Moms? Hal ini bisa terjadi karena beberapa hal sebagai berikut :  

  • Oversupply Produksi ASI.

Hal ini disebabkan oleh produksi ASI yang berlebih. Bisa jadi ada gap kebutuhan bayi dan ASI yang kita produksi. Dengan adanya oversupply ASI maka mampu menyumbat payudara.

  • Tekanan Berlebih di Area Payudara

Tekanan dari bra yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan penyumbatan pada payudara dan memicu terjadinya milk bleb / milk blister.

  • Pelekatan yang Tidak Sempurna

Pelekatan yang tidak sempurna oleh si kecil ketika menyusui bisa menyebabkan lecet yang kemudian terinfeksi oleh Kandida (jamur) yang menyebabkan milk blister.

  • Masalah Menghisap

Si kecil bisa jadi memiliki masalah menghisap. Si kecil bisa saja menempelkan puting ke dalam mulut dengan cara yang salah karena ada masalah dengan lidahnya. Keadaan seperti tongue tie atau lip tie ini bisa mempengaruhi munculnya milk blister / milk bleb.

  • Adanya jamur penyebab sariawan

Karena ada luka dan ada candida (jamur) dan bila payudara selalu tertutup dan lembab bisa menyebabkan milk blister.

Lantas, bagaimana sih cara mengatasi milk blister yang tepat dan aman untuk dilakukan para Moms? Kali ini Moms akan mendapatkan jawabannya.

Cara Mengatasi Milk Blister

Bila Moms mengalami Milk Blister, bagaimana menghadapinya? Inilah cara yang ampuh untuk Moms terapkan agar kegiatan menyusui kembali nyaman, diantaranya sebagai berikut:

  • Menggunakan air hangat

Moms bisa mandi air hangat dan menyiapkan kasa steril. Balutkan Kasa steril yang sudah Moms sediakan gosokkan perlahan – lahan pada area milk bleb. Cara mengatasi milk blister yang satu ini bertujuan agar lapisan kulit terbuka pelan – pelan dan pecah agar sumbatan terbuka.

  • Menggunakan NaCl

Moms bisa menuangkan sedikit cairan NaCl ke kasa steril dan gosokkan secara perlahan ke area puting yang terkena milk bleb. Apabila, Moms tidak memiliki NaCl bisa diganti dengan membuat larutan air garam yang sudah dididihkan.

  • Menggunakan minyak

Moms, cara yang bisa diterapkan selanjutnya adalah menyelupkan kasa steril atau kapas ke minyak food grade (boleh olive oil, canola oil atau minyak sawit biasa) lalu peras dan menempelkannya ke area puting sebelum Moms menggunakan bra. Cara ini dilakukan agar area kulit milk bleb yang biasanya kering tetap lembab.

  • Sering Menyusui

Moms untuk mengurangi sumbatan yang terjadi pada payudara, rajin-rajinlah memberikan ASI kepada si kecil, walaupun hal ini sangatlah menyakitkan dan membuat nyeri. Tapi hisapan si kecil saat menyusui dapat membantu melunakkan milk bleb dan kemudian membuka sumbatan pada payudara.

  • Menggunakan bra yang nyaman

Moms sudah dibahas sebelumnya, milk bleb bisa disebabkan oleh tekanan bra. Maka dari itu, mulai biasakan untuk menggunakan bra yang nyaman. Jangan lupa untuk ganti bra 2x sehari ya.

Kalau milk blister ini berulang, bisa jadi dikarenakan oleh kandida (jamur). Bisa diobati dengan Mycostatin dengan meneteskan pada putting sehari dua kali dan juga ke mulut si kecil untuk menghindari kontaminasi silang antara ibu dan anak.

Semoga informasi ini dapat membantu ya, Moms!

Temukan produk Mamabear di mamabear.co.id. Follow akun IG MamaBear di @mamabearid dan subscribe channel Youtube Mamabear untuk informasi mengenai ASI dan menyusui, ya!

Chat with us via Whatsapp