fbpx

Tahukah Mama jika bayi akan menghabiskan separuh harinya hanya untuk tidur? Bayi yang baru lahir memiliki jam tidur yang belum normal, terkadang bayi akan terlelap di siang hari dan terjaga di malam hari. Bayi akan bangun hanya untuk menyusu setiap beberapa jam sekali. Jam tidur bayi akan terus berubah selama tahun pertama kehidupannya dan kebutuhan tidur bayi bisa berbeda-beda sesuai dengan usianya.

Lalu, bagaimana jam tidur bayi berdasarkan usianya?

Jam Tidur Bayi Sesuai Usia

  1. Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir biasanya akan sering tidur. Saat bayi tumbuh, jumlah total jam tidur bayi perlahan berkurang. Namun, lama jam tidur bayi saat malam hari akan meningkat. Umumnya, bayi baru lahir tidur sekitar 8 jam di siang hari dan sekitar 8-9 jam di malam hari. Jadi, total jam tidur bayi yang baru lahir sekitar 16 jam sehari. Namun, jam tidur bayi di usia ini masih belum beraturan, biasanya bayi akan terbangun ketika merasa lapar. Bayi yang baru lahir belum memiliki ritme sirkadian yang pasti. Menyusui, utamanya di malam hari, dapat membantu bayi mengatur ritme sirkadian di tubuhnya. Ritme sirkadian inilah yang akan membantu bayi membedakan kapan siang hari dan kapan malam hari.

  1. Bayi Usia 1 Bulan

Dilansir dari Stanford Children’s Health, bayi berusia 1 bulan memiliki total jam tidur sekitar 15,5 jam sehari dengan pembagian jam tidur sekitar 7 jam di siang hari dan 8-9 jam di malam hari.

  1. Bayi Usia 3 Bulan

Saat menginjak usia 3 bulan bayi akan tidur sekitar 4-5 jam di siang hari dan 9-10 jam di malam hari sehingga total jam tidur bayi di usia 3 bulan adalah sekitar 15 jam sehari.

  1. Bayi Usia 6 Bulan

Ketika bayi berusia 6 bulan total jam tidurnya akan berkurang 1 jam menjadi 14 jam sehari yaitu 4 jam di siang hari dan 10 jam di malam hari.

  1. Bayi Usia 9-12 Bulan

Di usia 9-12 bulan jam tidur bayi di siang hari menjadi 3 jam dan 11 jam di malam hari dengan total 14 jam sehari. Pada usia ini, jam tidur bayi sudah lebih dekat dengan jam tidur orang dewasa, yang berarti bayi akan lebih sedikit terbangun di malam hari. Melansir dari Pregnancy, Birth and Baby, bayi berusia di bawah 1 tahun lebih banyak menghabiskan waktu tidur dalam fase tidur aktif. Fase tidur aktif adalah kondisi di mana bayi tidur dengan ritme napas yang pendek dan bisa menggerakkan lengan dan kaki. Matanya juga sering bergerak walaupun dalam keadaan tertutup. Bayi juga akan mudah dibangunkan ketika dalam fase tidur aktif.

  1. Bayi Usia 1,5 Tahun

Total jam tidur bayi usia 1,5 tahun yaitu 13,5 jam sehari dengan waktu sekitar 2,5 jam di siang hari dan 11 jam di malam hari.

  1. Bayi Usia 2 Tahun

Saat berusia 2 tahun total jam tidurnya menjadi 13 jam sehari, ia akan tidur sekitar 2 jam di siang hari dan 11 jam di malam hari.

Jam tidur bayi berbeda dengan orang dewasa ya, Mam sebab ini akan berpengaruh pada tumbuh kembangnya. Bayi yang tidak memiliki jam tidur yang cukup bisa berisiko mengalami stunting, dengan tidur, kalori yang masuk ke tubuh bayi akan digunakan untuk tumbuh dan berkembang. Kalori ini tidak akan habis digunakan untuk aktivitas Si Kecil, karena tidak digunakan untuk beraktivitas, maka tumbuh kembang Si Kecil lebih optimal. Jadi, tidur bukan hanya sekadar beristirahat saja, namun lebih dari itu, ya. Oleh karena itu, bayi membutuhkan tidur yang nyenyak dan berkualitas agar tubuhnya dapat beristirahat sehingga ketika bangun nanti ia akan menjadi lebih segar dan mendapatkan energi baru. Lebih lanjut, banyak manfaat lain yang bisa diperoleh oleh bayi dengan jam tidur yang cukup. Apa saja, ya manfaatnya?

Manfaat Tidur Cukup untuk Bayi

  1. Memaksimalkan Pertumbuhan Fisik

Hormon pertumbuhan akan aktif saat Si Kecil sedang tidur. Faktanya, anak-anak yang kekurangan hormon pertumbuhan ternyata memiliki masalah jam tidur yang cukup signifikan seperti tidak memiliki jam tidur yang cukup sehingga hormon pertumbuhan tidak dapat bekerja dengan baik.

  1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Tidur memiliki peran penting untuk mendukung peningkatan daya tahan tubuh terhadap serangan infeksi, karenanya bayi dengan jam tidur yang cukup akan jarang sakit. Apabila bayi tidur dengan nyenyak, sel darah putih di dalam tubuhnya akan meningkat sehingga daya tahan tubuh bayi menjadi lebih maksimal dalam membentengi tubuh dari serangan infeksi.

  1. Merangsang Perkembangan Otak

Saat bayi dalam keadaan tidur aktif, aliran darah ke otak akan meningkat, ini akan membantu dalam menjaga kesehatan psikis dan aktivitas pada otak bayi. Jika bayi memiliki jam tidur yang cukup, maka otak juga akan berkembang lebih cepat dan lebih baik. Jadi, semakin cukup jam tidur bayi, maka akan membuat bayi semakin cerdas.

  1. Meningkatkan Kemampuan Berpikir

Bayi yang tidur dengan cukup akan memiliki sistem saraf pusat yang berkembang dengan baik. Inilah mengapa tidur sangatlah penting untuk bayi. Bila sistem saraf pusat berkembang dengan baik, maka kemampuan berpikirnya juga akan semakin meningkat.

Sebaliknya, bila bayi tidak memiliki kualitas tidur yang baik, bayi akan lebih cepat lelah dan rewel karena merasa waktu istirahatnya yang kurang. Saat bayi terganggu dalam tidurnya, maka dapat membuat hormon pertumbuhan tidak bisa bekerja secara maksimal, daya tahan tubuhnya juga menurun yang akan membuat bayi sering sakit, bayi juga akan cenderung memberikan respon yang lambat karena kemampuan berpikirnya menurun. Oleh karena itu, sebaiknya Mama hanya membangunkan bayi dalam kondisi tertentu saja, seperti pada 1 bulan pertama kehidupannya sebaiknya bayi masih dibangunkan untuk menyusu. Jika setelah 1 bulan berat badan bayi naik dengan baik, maka biarkan bayi tetap tidur hingga 3-4 jam dari sesi menyusui sebelumnya, selebihnya biarkan bayi tidur sesuai waktunya.

Melansir dari Raising Children, jam tidur bayi juga bisa berpengaruh serius pada orang dewasa saat bayi bangun di malam hari dalam jangka yang panjang, sebab kualitas tidur Mama dan Papa pasti akan berpengaruh pada kesehatan dan suasana hati bayi. Kelelahan dapat membuat Mama dan Papa sulit untuk memberikan perhatian pada Si Kecil yang tentu akan berpengaruh pula pada kualitas dan kuantitas jam tidur bayi.

Jadi, begitulah total jam tidur bayi berdasarkan usianya, Mam. Ternyata jam tidur bayi sangat penting, ya karena berkaitan dengan dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Maka dari itu, diharapkan Mama bisa lebih memperhatikan jam tidur bayi  agar Si Kecil mendapatkan waktu tidur yang cukup. Sehat terus ya, untuk Mama dan Si Kecil!

Writer: Fernika Windi

Editor: Mega Pratidina

Source:

Ketahui Jam Tidur Bayi yang Normal (alodokter.com)

Pentingnya Waktu Tidur untuk Perkembangan Bayi dan Anak (alodokter.com)

Baby sleep patterns by age (pregnancybirthbaby.org.au)

Baby sleep: what to expect at 2-12 months | Raising Children Network

Infant Sleep (stanfordchildrens.org)

Jam Tidur Bayi Baru Lahir Hingga 12 Bulan – Panduan Ibu Baru – Cussons Baby Indonesia

Bayi Butuh Tidur Nyenyak; Ini Manfaat dan Tips Tidur Berkualitas (id.theasianparent.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.