fbpx

Soda adalah minuman yang banyak digemari oleh masyarakat. Rasanya yang manis dan menyegarkan membuat soda menjadi pilihan untuk menghilangkan dahaga atau menemani makanan. Namun, ada anggapan yang beredar bahwa minum soda dapat mencegah kehamilan. Apakah anggapan ini benar adanya? Apa saja fakta dan penjelasan ilmiah di baliknya? Yuk, cari tahu!

Apakah Soda Bisa Mencegah Kehamilan?

Menurut penelitian, minuman manis, termasuk soda, dapat menurunkan tingkat kesuburan baik pada pria maupun wanita sehingga dapat mencegah kehamilan. Hal ini disebabkan oleh kandungan gula, pemanis buatan, dan karbonasi yang ada dalam soda.

Meski begitu, bukan berarti Mama bisa minum soda setiap hari untuk menunda atau mencegah kehamilan, yaaa… Penting untuk dicatat bahwa konsumsi soda tidak secara langsung mencegah kehamilan. Jika Mama ingin mencegah kehamilan, pertimbangkan untuk menggunakan alat kontrasepsi yang teruji ilmiah atau berkonsultasi dengan dokter untuk panduan yang tepat.

Baca juga: Penyebab Susah Hamil Bisa Jadi Karena 5 Hal Berikut, Mam!

Apa Saja Efek Samping Soda bagi Kesuburan?

Medical News Today menyebutkan soda terbukti dapat mencegah kehamilan karena memberikan efek samping bagi kesuburan, seperti:

1. Kadar gula tinggi

Sekitar 400 ml soda mengandung sekitar 54 ml gula, yaitu lebih dari dua kali kebutuhan gula harian. Itulah alasannya kenapa soda dapat mempengaruhi kesuburan karena kandungan gulanya yang tinggi.

Selain itu, soda mengandung aspartam, yang tidak baik untuk kesehatan. Pemanis buatan dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus, yang berperan dalam metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Pemanis buatan juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih, yang dapat menyebabkan radang panggul dan infertilitas.

2. Gangguan hormonal

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Utah menunjukkan korelasi antara konsumsi soda dan peningkatan kadar hormon estrogen. Tingkat estrogen yang lebih tinggi dapat mengacaukan kadar hormon dalam darah, yang menyebabkan ketidakstabilan kesuburan.

3. Peningkatan kadar gula darah

Efek samping berikutnya adalah meningkatnya kadar gula darah. Saat Mama minum soda, tubuh memberi sinyal bahwa sejumlah besar gula perlu dibawa ke dalam darah. Hal ini menyebabkan insulin menyerap semua gula yang masuk ke dalam tubuh.

Hal ini dapat menyebabkan gangguan hormon, obesitas, diabetes, dan sindrom ovarium polikistik (PCOS). Semua kondisi ini dapat mempengaruhi ovulasi, kualitas sel telur, dan implantasi.

4. Asupan kalori dan nutrisi yang tidak seimbang

Soda mengandung jumlah kalori yang tinggi tetapi tidak memiliki nutrisi penting yang diperlukan tubuh, seperti protein, vitamin, mineral, dll. Kelebihan kalori tanpa nutrisi penting dapat menyebabkan penambahan berat badan, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: Proses Bayi Tabung: Faktor Keberhasilan dan Risikonya

Bagaimana Cara Mengurangi atau Menghentikan Konsumsi Soda?

Jika Mama ingin meningkatkan kesuburan atau menjaga kesehatan, sebaiknya Mama mengurangi atau menghentikan konsumsi soda. Inilah beberapa tips yang dapat Mama lakukan:

1. Minum air putih

Air putih adalah minuman terbaik untuk menjaga hidrasi dan kesehatan tubuh karena dapat membantu membersihkan racun, meningkatkan metabolisme, dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.

Air putih juga dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih, sembelit, dan dehidrasi, yang dapat memengaruhi kesuburan dan kehamilan.

2. Minum jus buah atau sayur

Jus buah atau sayur kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat, yang dapat meningkatkan kesehatan dan kesuburan. Jus buah atau sayur juga dapat membantu mencegah anemia, infeksi, peradangan, dan stres oksidatif, yang dapat memengaruhi kesuburan dan kehamilan.

Namun, hindari jus yang mengandung gula tambahan atau pemanis buatan, dan pilih jus yang segar dan alami ya, Mam..

3. Minum teh herbal

Mama bisa mencoba minum teh herbal yang dapat memberikan efek relaksasi, antiinflamasi, dan antispasmodik. Selain itu teh herbal dapat membantu mengatasi gangguan hormon, nyeri haid, dan kram. Manfaat lainnya juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi stres, yang dapat memengaruhi kesuburan dan kehamilan.

Namun, hindari teh yang mengandung kafein atau tanin, dan pilih teh yang aman dan sesuai untuk kesuburan dan kehamilan, seperti chamomile, peppermint, ginger, atau raspberry leaf.

4. Minum susu atau yogurt

Sebagai alternatif pengganti soda, Mama bisa minum susu atau yogurt. Minuman ini mengandung kalsium, protein, dan probiotik, yang dapat meningkatkan kesehatan tulang, gigi, otot, dan sistem kekebalan tubuh.

Susu atau yogurt dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri usus, mencegah infeksi, dan meningkatkan kesuburan. Selain itu, susu atau yogurt juga dapat membantu mencegah preeklamsia, diabetes gestasional, dan infeksi saluran kemih, yang dapat memengaruhi kehamilan.

Nah, jadi sebenarnya mitos ya, Mam minum soda bisa mencegah kehamilan. Lebih tepatnya soda dapat memberikan efek samping menurunkan kesuburan sehingga menjadi salah satu penyebab sulit hamil. Selalu jaga kesehatan dengan makan dan minum yang sehat dan bernutrisi ya, Mama…

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. One or more soda a day could decrease chances of getting pregnant. URL: https://www.sciencedaily.com/releases/2018/02/180213120426.htm (diakses 30/1/2024)

2. Drinking soda daily may harm your fertility. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/320948 (diakses 30/1/2024)

3. Minum Soda Setelah Berhubungan Seks, Apakah Bisa Cegah Kehamilan. URL: https://www.klikdokter.com/ibu-anak/kehamilan/minum-soda-setelah-berhubungan (diakses 30/1/2024)

4. 5 Foods to Avoid When Trying to Get Pregnant. URL: https://www.healthline.com/nutrition/foods-to-avoid-when-trying-to-get-pregnant (diakses 30/1/2024)

5. Caffeinated beverage and soda consumption and time to pregnancy. URL: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22407137/ (diakses 30/1/2024)

6. Intake of Sugar-sweetened Beverages and Fecundability in a North American Preconception Cohort. URL: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29384791/ (diakses 30/1/2024)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.