fbpx

Halo Mama! Pada tau kan, kalo kemarin MamaBear ngadain Webinar bareng Citra Ayu Mustika atau yang lebih akrab dipanggil Mak Aji? Pemilik akun Instagram @olevelove ini adalah seorang konselor laktasi dan penulis junjungan para emak-emak. Selain membahas topik tentang menyusui, Mak Aji suka suka sharing tentang marriage life after babies. Pas banget nih dengan topik webinar kali ini, “Quality Time Busui dan Paksui Setelah Ada Baby”.

quality time busui
Source : Dokumentasi MamaBear

Mak Aji membuka webinar dengan melempar pertanyaan, “Gimana Maaa mental, fisik dan marriage life aman?”. Para Papa dan Mama yang hadir di sesi webinar pun pada antusias menjawab di kolom chat. Seperti yang kita tahu, kehidupan setelah memiliki bayi pastinya banyak yang berubah, terutama dalam pernikahan. Beberapa ada yang hubungan sama suami masih membara tapi ada juga yang Relate ya, Mam?

Pentingnya Komunikasi dengan Paksui

Kalo flashback jaman sebelum married nih, ada kali ya chat dan telponan tiap hari sama pasangan kita. Belum lagi pas jaman pacaran, kita suka merayakan tanggal-tanggal istimewa dan saling bertukar hadiah bersama pasangan. Hal-hal manis seperti ini kadang jarang terjadi lagi setelah menikah.

Dari pengalaman Mak Aji, salah satu penyebab masalah rumah tangga after babies adalah kurangnya komunikasi. Dari sisi Busui seringnya merasa capek karena sebagian besar waktu dihabiskan untuk menyusui. Busui juga merasa kesepian karena Paksui nggak terlibat penuh di dalam prosesnya. Hmm, kalo dari sisi Paksui gimana ya, Mam?

Nah, ini menarik, Mam! Setelah Mak Aji mencoba berkomunikasi dengan suami, ternyata suami berpikir semua baik-baik aja karena selama ini istri nggak pernah meminta bantuan. Inilah pentingnya komunikasi, kalau cuma pake kode-kode rahasia sih Paksui nggak bakal ngerti kebutuhan kita ya, Mam.

Menjadi Pendengar yang Baik

quality time busui
Source : www.freepik.com

“Mak, suami aku nggak bisa diajak komunikasi. Kalo diajak ngobrol kebanyakan diem”. Ini jadi salah satu tantangan juga. Dari kecil laki-laki memang dituntut untuk memendam apa yang lagi dirasain, sehingga mereka lebih susah untuk terbuka dan mengekspresikan emosi mereka. Biasanya kalo ada masalah, Paksui akan lebih memilih diam.

Ajak Papa ngobrol baik-baik, Mam. Coba jadi pendengar yang baik dan jangan memotong pembicaraan saat Papa berusaha menyampaikan uneg-unegnya. Mama sebisa mungkin juga harus menerima dan legowo dengan pendapat Papa, biar Papa juga merasa nyaman saat cerita dengan Mama.

Mengidentifikasi Kebutuhan Pasangan

Sebagai suami istri, penting untuk bisa saling mengidentifikasi kebutuhan pasangan. Kenapa hal ini penting? Karena Mama dan Papa harus sama-sama tau gimana caranya untuk menjaga “kewarasan” pasangan.

Saat bayi lahir, peran Mama dan Papa bertambah menjadi orang tua baru. Sedangkan peran lain yang sering dilupakan yaitu kita juga seorang pasangan suami istri. Untuk memelihara perasaan cinta agar tetap merasa terhubung satu sama lain yaitu dengan cara memiliki quality time sebagai pasangan.

Quality Time Busui dan Paksui

Menurut Mak Aji, banyak waktu berkualitas yang bisa dilakukan bersama pasangan, yang paling utama adalah seks. Apabila kebutuhan seks masing-masing pasangan terpenuhi, hal ini bisa membuat hubungan Papa dan Mama makin mesra setiap harinya.

“Aduh nggak ada waktu nih buat quality time berdua”. Kalau nggak memungkinkan untuk jalan berdua sama suami, bisa dilakukan di rumah lho Mam. Pillow talk sebelum tidur, ngopi di ruang tamu pas anak udah tidur, atau bisa juga berangkat kerja bareng biar ada waktu ngobrol di jalan. Jadi, memang harus sama-sama menyediakan waktu untuk quality time ya, Mam.

Mengenal Bahasa Cinta Pasangan

quality time busui
Source : www.freepik.com

Mak Aji mengakhiri sesi dengan memberikan tips untuk jaga chemistry para pasutri biar tetap membara yaitu dengan mengenal bahasa cinta pasangan. Sebuah buku karya Gary Chapman yang berjudul “The Five Love Languages : How to Express Heartfelt Commitment to Your Mate” menyebutkan bahwa ada lima cara untuk menyatakan dan merasakan cinta yaitu words of affirmation, quality time, giving gifts, act of service dan physical touch. Yang mana nih bahasa cinta Mama dan Papa?

Baca Juga :
Baca Juga : 6 Tips Agar Tetap Romantis Saat Menyusui

Nah, ini dia tips-tips dari Mama Citra Ayu Mustika untuk para Busui dan Paksui, biar kehidupan pernikahan setelah punya anak makin mesra! Married life after babies memang nggak mudah ya. Apabila Mama dan Papa mengalami banyak tantangan dan belum bisa menemukan solusinya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan konselor pernikahan ya.

Gimana udah kepikiran belum mau quality time apa hari ini setelah bayi tidur?

Sampai bertemu di liputan webinar selanjutnya ya, Mam!

Writer : Viprilla Andita

Editor : Riska Pratiwi

Source :

Webinar MamaBear : “Quality Time Busui-Paksui Setelah Ada Baby”

The Five Love Languages – Wikipedia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.