fbpx

Kasus COVID-19 di Indonesia kembali meningkat sejak akhir Oktober 2023 lalu. Mengutip dari laman BBC News, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes menyebutkan bahwa ada peningkatan kasus, dari yang biasanya 10-20 kasus per minggu, pekan kemarin ada peningkatan sampai 267 kasus per minggu.

Salah satu upaya mencegah infeksi virus tersebut adalah dengan vaksinasi COVID-19. Lalu, amankah pemberian vaksinasi COVID-19 untuk Ibu menyusui dan bayi? Apakah ada risiko atau efek samping pada bayi yang disusui? Yuk, simak penjelasannya, Mam!

Amankah Vaksinasi COVID-19 untuk Ibu Menyusui dan Bayi?

Melansir dari laman Satgas COVID-19, Kemenkes RI melalui Surat Edaran Kemenkes RI tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 No. HK.02.02/11/368/2021 menegaskan bahwa saat ini vaksinasi COVID-19 sudah dinyatakan aman diberikan untuk Ibu menyusui.

Secara biologis dan klinis, pemberian vaksinasi COVID-19 dinyatakan aman untuk busui dan bayi karena tidak menimbulkan risiko pada ASI. Justru antibodi yang dimiliki Ibu menyusui setelah vaksinasi dapat memproteksi bayi melalui ASI. Oleh karena itu, ibu menyusui perlu melakukan vaksinasi secara lengkap segera mungkin

Baca juga: Menyusui Saat COVID, Boleh Nggak Sih?

Apa Manfaat Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Menyusui dan Bayi?

Selain untuk melindungi Ibu menyusui dari virus corona, ternyata vaksinasi COVID-19 juga memberikan manfaat bagi bayi yang disusui. Dilansir dari Alomedika, sebuah penelitian membuktikan bahwa vaksinasi COVID-19 membantu Ibu menyusui membentuk antibodi yang dapat melindungi bayinya dari COVID-19. Kok bisa ya, Mam?

Jadi, produksi antibodi ini akan dipicu melalui aktivasi sel limfosit B pasca vaksinasi. Saat proses laktasi berlangsung, sel kelenjar payudara akan mengirimkan sinyal yang memicu sel limfosit B, kemudian akan menghasilkan produksi ribuan antibodi per detik di dalam kelenjar payudara.

Molekul antibodi yang cukup besar ini tidak mudah langsung diekskresikan ke dalam ASI. Reseptor dari saluran ASI pada payudara akan menangkap antibodi, dan melindungi antibodi dalam sebuah gelembung udara yang memungkinkannya melewati saluran ASI dan keluar ke dalam ASI.

Antibodi dalam ASI yang kemudian ditelan oleh bayi akan memberikan perlindungan dengan melapisi area mulut, kerongkongan, hingga pencernaan sebelum akhirnya dicerna.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif akan memiliki risiko infeksi lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang tidak mendapatkan ASI. Harapannya bahwa pemberian ASI juga dapat memberikan efek yang sama terhadap infeksi virus corona ini.

Baca juga: ASI Lindungi Covid, Bagaimana Caranya?

Apa Jenis Vaksinasi COVID-19 yang Aman untuk Ibu Menyusui?

Berdasarkan Edaran dari kementerian kesehatan republik Indonesia HK.02.01/1/ 2007/2021, vaksinasi COVID-19 yang aman diberikan untuk busui dan tidak mengganggu kesehatan bayi ada 2 macam yaitu Sinovac dan vaksin mRNA.

Melansir dari Alodokter, vaksin Sinovac ini terbuat dari virus yang dilemahkan (inactivated virus). Vaksin jenis ini juga sudah digunakan selama lebih dari 50 tahun pada Ibu hamil dan Ibu menyusui, tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Sedangkan untuk vaksin mRNA, seperti vaksin buatan Moderna dan Pfizer, tidak mengandung virus, melainkan komponen genetik yang sudah dirancang khusus menyerupai materi genetik virus Corona.

Vaksin ini juga dikatakan aman bagi Ibu menyusui dan bayi, karena tidak menembus plasenta atau ASI, dan memiliki efektivitas sebesar 95%.

Cara Pemberian Vaksinasi COVID-19 untuk Ibu Menyusui

Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemberian vaksinasi COVID-19 agar tidak menimbulkan risiko untuk Ibu menyusui dan bayi, antara lain:

  • Sebelum vaksinasi COVID-19, Ibu menyusui harus berkonsultasi dengan dokter tentang manfaat dan risiko vaksinasi, serta jenis vaksin yang sesuai untuk busui dan bayi.
  • Saat vaksinasi COVID-19, Ibu menyusui harus memberitahu petugas vaksin bahwa ia sedang menyusui, dan meminta petugas untuk mencatat hal tersebut dalam kartu vaksinasi. Ibu menyusui juga harus memastikan bahwa petugas vaksin menggunakan jarum dan alat suntik yang steril dan baru.
  • Sesudah vaksinasi COVID-19, Ibu menyusui harus mengamati adanya reaksi atau efek samping yang muncul pada dirinya atau bayinya. Reaksi atau efek samping yang umum terjadi adalah nyeri, kemerahan, atau bengkak di tempat suntikan, demam, pegal-pegal, sakit kepala, atau mual. Reaksi atau efek samping ini biasanya ringan dan hilang dalam beberapa hari. Jika reaksi atau efek samping yang muncul berat atau berkepanjangan, segera hubungi dokter.

Efek Samping Pemberian ASI dari Ibu Menyusui yang Mendapatkan Vaksin COVID-19

Pemberian vaksinasi COVID-19 untuk busui tidak memiliki dampak negatif maupun efek samping serius terhadap bayi karena partikel vaksin tidak akan diekskresikan ke dalam ASI. Oleh karena itu, WHO menganjurkan agar Mama tetap menyusui meski baru saja mendapatkan vaksinasi COVID-19.

Mama juga dianjurkan untuk memberikan ASI hingga usia 2 tahun agar bayi mendapatkan proteksi maksimal. Selain itu, protokol kesehatan yang sebelumnya telah dilakukan tetap harus dipatuhi meskipun vaksinasi telah dilakukan guna menghindari penyebaran infeksi lebih lanjut ya, Mam.

Itulah penjelasan mengenai pemberian vaksinasi COVID-19 untuk Ibu menyusui dan bayi. Meski saat ini peningkatan kasus virus corona belum terlalu tinggi, tapi Mama tetap perlu waspada ya, Mam.. Selalu jaga kesehatan dan kebersihan diri dan sekeluarga, ya!

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearidTikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Kasus Covid di Indonesia meningkat akibat varian baru – Apa gejalanya dan apa saja yang harus diwaspadai? URL: https://www.bbc.com/indonesia/articles/ck7p0jg92gko (diakses 12/12/2023)

2. Vaksinasi COVID-19 Pada Ibu Menyusui Dan Respons Imun Bayi. URL: https://www.alomedika.com/vaksinasi-covid-19-pada-ibu-menyusui-dan-respons-imun-bayi (diakses 12/12/2023)

3. COVID-19 Vaccines While Pregnant or Breastfeeding. URL: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/recommendations/pregnancy.html (diakses 12/12/2023)

4. Seputar Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui. URL: https://www.alodokter.com/seputar-vaksin-covid-19-untuk-ibu-hamil-dan-ibu-menyusui (diakses 12/12/2023)

5. Does breastfeeding protect children from COVID-19. URL: https://internationalbreastfeedingjournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13006-021-00430-z (diakses 12/12/2023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.